Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11
COMMUNITY

Inspirasi Jum'at, Prof. Rokhmin Dahuri: Membangun Peradaban Mulia dengan Cahaya Al-Quran dan Hadits

Inspirasi Jum'at, Prof. Rokhmin Dahuri: Membangun Peradaban Mulia dengan Cahaya Al-Quran dan Hadits
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS (dok.askara)

ASKARA - Dalam dunia yang terus berubah, di tengah arus globalisasi, digitalisasi, dan berbagai tantangan moral serta sosial, manusia kerap mencari pegangan yang kokoh, sebuah kompas yang tak goyah oleh zaman. 

Rektor Universitas UMMI Bogor, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS menyampaikan bahwa pedoman hidup terbaik, paling otentik, dan paling menjamin kebahagiaan sejati adalah Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah SAW.

"Hidup yang berpedomankan Al-Qur’an dan Hadits adalah jaminan kesuksesan sejati—bahagia di dunia, mulia di akhirat," ujar Prof. Rokhmin Dahuri lewat Quotes Inspirasi Pagi dikutip Jum'at (24/10).

Ia menekankan bahwa Alquran yang diturunkan sejak lebih 14 abad silam tetap cocok untuk kehidupan modern bukan sekadar kitab suci, melainkan manual kehidupan yang sempurna. Ia mengajarkan nilai-nilai universal: kejujuran, keadilan, kasih sayang, kerja keras, tanggung jawab, dan kesederhanaan. 

“Alquran dan Hadits (Islam) tetap relevan hingga akhir zaman, termasuk mengatasi permasalahn kehidupan manusia di era modern abad ke-21 ini,” kata Anggota Komisi IV DPR RI ini.

Hadits Nabi Muhammad SAW melengkapi dan memperjelas bagaimana nilai-nilai itu diterapkan dalam kehidupan nyata, dalam keluarga, masyarakat, pemerintahan, bahkan dalam urusan ekonomi dan lingkungan.

"Saya telah menyaksikan, baik dalam perjalanan akademik maupun pengabdian kepada bangsa, bahwa mereka yang menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai landasan hidup, akan memiliki karakter tangguh, hati yang lapang, dan visi yang jernih," ungkap Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University itu.

Mereka, tambahnya,  tidak mudah goyah oleh godaan dunia, tidak silau oleh jabatan atau harta, dan tidak kehilangan arah ketika menghadapi ujian.

Kunci Utama Menuju Kebahagiaan

Menurutnya, kesuksesan sejati bukan hanya soal pencapaian materi atau popularitas. Ia adalah harmoni antara kebahagiaan dunia dan kemuliaan akhirat. Ia adalah ketenangan hati, keberkahan dalam rezeki, dan warisan kebaikan yang terus mengalir meski kita telah tiada. 

Prof. Rokhmin Dahuri mengajak seluruh anak bangsa, khususnya generasi muda, untuk kembali menjadikan Al-Qur’an dan Hadits sebagai fondasi hidup. Jadikan ia sumber inspirasi dalam berkarya, berinovasi, dan membangun negeri. 

"Kita tidak perlu meninggalkan iman untuk menjadi modern. Justru, dengan iman yang kokoh, kita bisa menjadi pemimpin peradaban yang adil, berkelanjutan, dan bermartabat," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu.

Dalam kesempatan lain, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa kunci utama menuju kebahagiaan yang hakiki, baik di dunia maupun di akhirat, adalah iman dan takwa. Orang yang beriman dan bertakwa akan senantiasa bersyukur atas nikmat yang didapat, tidak mudah putus asa, dan selalu ikhlas dalam menjalani kehidupan.

Pandangan ini juga sejalan dengan kutipannya dari Surah Al-A'raf ayat 96, yang menyatakan bahwa berkah dari langit dan bumi akan dilimpahkan kepada penduduk negeri yang beriman dan bertakwa. 

“Dalam tafsir Surah Al-A'raf Ayat 96 dijelaskan bahwa jika penduduk negeri beriman kepada agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, maka Allah akan melimpahkan kepada mereka kebaikan yang banyak,” terang Prof. Rokhmin Dahuri.

Beliau menegaskan bahwa dalam Islam konsep kebahagiaan dan kesuksesan hidup diukur dari keberkahan dan kemanfaatan hidup kita sendiri. Itu yang akan membuat kita tenang dan bahagia dalam hidup dan hal tersebut dapat kita capai dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Keimanan dan ketakwaan menurutnya yang akan menuntun manusia menuju kebahagiaan sejati. Tidak menjadikan materi sebagai tujuan utama sehingga menghalalkan segala cara. Tentunya, bagi orang yang beriman yang  dimaksud kesuksesan dan kebahagiaan itu adalah bukan hanya di dunia tetapi juga memastikan diri di akhirat kelak yang lebih abadi, kita terhindar dari semua siksa kubur dan siksa neraka, kita pastikan diri untuk menjadi penghuni surganya Allah SWT.

“Buat kita muslim harus sangat gamblang bahwa untuk mencapai sukses dan kebahagian hidup kita turuti saja perintah Allah di dalam Alquran yaitu sukses dan kebahagian hidup dunia dan akhirat tidak lain dan tidak bukan adalah iman dan takwa,” tuturnya.

Dalam pesannya tersebut, ia juga mengajak umat Islam untuk membangun Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat, dengan ruh spiritual yang kuat dan akhlak yang mulia. Karena sesungguhnya, kebahagiaan dunia hanyalah bayangan, jika tidak diiringi dengan kemuliaan akhirat. 

Dan kemuliaan akhirat hanya bisa diraih jika kita meniti hidup di atas jalan yang telah digariskan oleh Allah dan Rasul-Nya. "Semoga kita semua termasuk golongan yang sukses sejati: bahagia di dunia, mulia di akhirat," tutup Ketum Peguyuban Dulur Cirebonan Ciayumajakuning (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan).

Komentar