Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:19
COMMUNITY

Jadilah Manusia Terbaik: Inspirasi Prof. Rokhmin Dahuri tentang Kesejahteraan Sejati

Jadilah Manusia Terbaik: Inspirasi Prof. Rokhmin Dahuri tentang Kesejahteraan Sejati
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS (dok.askara)

ASKARA - Di tengah hiruk-pikuk zaman yang mengukur keberhasilan dari gelar, jabatan, dan kekayaan, Rektor Universitas UMMI Bogor, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri MS hadir dengan pesan yang sederhana namun revolusioner: “Jadilah manusia terbaik.” Bukan yang paling kaya. Bukan yang paling terkenal. Bukan yang paling berkuasa. Melainkan yang paling ikhlas, paling jujur dalam niat, dan paling tulus dalam menjalani profesi, apapun bentuknya.

Ikhlas: Pondasi Kemuliaan

Bagi Anggota Komisi IV DPR RI ini, setiap profesi menjadi mulia jika dijalani dengan hati yang ikhlas dan niat karena Allah. Seorang nelayan yang bekerja dengan jujur, seorang petani yang menanam dengan doa, seorang dosen yang mengajar dengan cinta, bahkan seorang ibu rumah tangga yang mendidik anak-anaknya dengan sabar, semuanya adalah manifestasi dari manusia terbaik.

"Kesejahteraan sejati bukan soal harta yang melimpah, melainkan tentang ketenangan jiwa yang dekat dengan Allah. Ketika hati bersih, niat lurus, dan hidup dijalani dengan rasa syukur, maka kebahagiaan pun hadir tanpa syarat," tegas Prof. Rokhmin Dahuri lewat Quotes Inspirasi Pagi, Rabu (22/10).

Kesejahteraan yang Berakar pada Iman

Dalam berbagai kunjungannya ke desa-desa, Prof. Rokhmin tak hanya bicara soal pembangunan fisik, tapi juga pembangunan spiritual. Ia menyampaikan bahwa kesejahteraan berawal dari tiga hal: keteguhan iman, etos kerja, dan hubungan sosial yang baik. 

"Ketika ketiganya berjalan seiring, maka masyarakat akan tumbuh menjadi komunitas yang kuat, mandiri, dan damai," sebut Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University ini.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak minder atau merasa kecil karena pekerjaan. “Jadilah manusia terbaik apapun profesi kita,” ujarnya. Karena dalam pandangannya, kemuliaan bukan ditentukan oleh status sosial, melainkan oleh kualitas hati dan kontribusi nyata bagi sesama.

Dekat dengan Allah, Damai dengan Dunia

Pesan Prof. Rokhmin mengandung kekuatan spiritual yang menyentuh: bahwa manusia terbaik adalah mereka yang hidupnya menjadi berkah bagi orang lain. Ia mengajak kita untuk menata niat, memperbaiki akhlak, dan menjadikan setiap langkah sebagai ibadah. 

"Dalam dunia yang sering kali mengaburkan nilai-nilai, pesan ini menjadi lentera yang menuntun kita kembali pada esensi kehidupan," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu.

Kesejahteraan sejati, menurut beliau, adalah saat kita mampu tidur dengan tenang, bangun dengan syukur, dan menjalani hari dengan cinta. Bukan karena kita memiliki segalanya, tapi karena kita merasa cukup dan dekat dengan Sang Pencipta.

Komentar