Rabu, 22 Juli 2026 | 00:03
NEWS

NHM Gelar Simulasi Tanggap Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

NHM Gelar Simulasi Tanggap Darurat, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
NHM gelar simulasi tanggap darurat, perkuat kesiapsiagaan hadapi Karhutla (Dok MHM)

ASKARA - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat komitmennya terhadap keselamatan dan pelestarian lingkungan dengan menggelar Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di area tambang Gosowong, pada 30 September 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya NHM membangun budaya tanggap bencana di kawasan operasionalnya.

Simulasi melibatkan 30 peserta dari berbagai departemen internal seperti HSE, Security, Civil, dan NHM Peduli, serta dihadiri perwakilan Kepolisian Halmahera Utara. Dalam latihan ini, peserta dilatih melakukan koordinasi lintas sektor, komunikasi darurat, dan teknik pemadaman api secara langsung di lapangan.

Koordinator Technical Emergency Response Team NHM, Zakaria Barham, mengatakan kegiatan ini penting untuk memastikan kesiapan seluruh tim dalam menghadapi potensi kebakaran.
“Kami ingin setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya ketika situasi darurat terjadi. Kesiapsiagaan bukan hanya soal keamanan karyawan, tapi juga tanggung jawab kami menjaga lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Departemen HSE NHM, Widi Wijaya, menambahkan simulasi tanggap darurat ini juga berfungsi sebagai evaluasi kesiapan personel dan fasilitas pendukung.
“Kegiatan ini tidak hanya memenuhi ketentuan izin kawasan hutan, tetapi juga menjadi sarana untuk menguji kemampuan dan efektivitas koordinasi tim. Semua pihak harus siap jika kondisi darurat benar-benar terjadi,” kata Widi.

NHM menegaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional pencegahan karhutla dan peningkatan kesadaran lingkungan di sektor pertambangan. Langkah ini juga memperlihatkan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip pertambangan berkelanjutan dengan menempatkan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama.

 

Komentar