Senin, 15 Juni 2026 | 21:59
COMMUNITY

Festival Golo Curu 2025 Meriahkan Kota Ruteng, Warga Tumpah Ruah di Prosesi Budaya dan Iman

Festival Golo Curu 2025 Meriahkan Kota Ruteng, Warga Tumpah Ruah di Prosesi Budaya dan Iman
Warga tumpah ruah di prosesi budaya dan iman Golo Curu (Dok Hangki)

ASKARA - Festival Golo Curu 2025 di Kabupaten Manggarai berlangsung meriah dan penuh khidmat. Selama lima hari, sejak 3 hingga 7 Oktober, ribuan umat dan masyarakat Ruteng ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang memadukan unsur budaya, religi, dan kebersamaan.

Kegiatan puncak hari ini, Selasa (7/10), diawali dengan prosesi panjang dari Gereja Katedral Ruteng menuju Bukit Golo Curu. Umat berjalan beriringan sambil membawa salib, patung Bunda Maria, dan simbol-simbol iman lainnya. Iringan nyanyian rohani dan tarian tradisional menambah suasana sakral dan megah di sepanjang rute prosesi.

Sehari sebelumnya, Senin (6/10), rangkaian festival dimulai dari Natas Labar Motang Rua menuju Gereja Katedral Ruteng. Prosesi ini menjadi simbol perjalanan rohani dan budaya masyarakat Manggarai, yang mengakar kuat pada nilai-nilai Katolik sekaligus tradisi lokal.

Festival Golo Curu sendiri menjadi agenda tahunan yang dinantikan warga Ruteng dan sekitarnya. Selain prosesi keagamaan, kegiatan ini juga diisi dengan pertunjukan seni tradisional, misa syukur, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurut panitia, tema tahun ini menekankan pentingnya harmoni antara iman dan budaya lokal sebagai wujud syukur atas berkat Tuhan dan kelestarian alam Manggarai.

“Prosesi dari Katedral ke Golo Curu adalah simbol perjalanan iman kita menuju terang. Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi bentuk penghayatan spiritual dan kebersamaan umat,” ujar Hengki Jong, salah satu umat, Selasa pagi.

Ribuan warga, termasuk para wisatawan domestik, tampak antusias mengikuti dan menyaksikan jalannya prosesi. Pemerintah daerah Manggarai juga turut mendukung pelaksanaan festival yang dinilai mampu mengangkat potensi wisata religi di Ruteng.

Dengan semangat kebersamaan dan syukur, Festival Golo Curu 2025 menjadi cerminan kuatnya identitas religius dan budaya masyarakat Manggarai yang terus hidup dan berkembang.

 

 

 

Komentar