Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:43
NEWS

Harapan di Balik Reruntuhan: Tim SAR dan K-9 Berjuang Selamatkan Korban Ponpes Al-Khoziny

Harapan di Balik Reruntuhan: Tim SAR dan K-9 Berjuang Selamatkan Korban Ponpes Al-Khoziny
Brigjen Pol Tory Kristianto, S.IK., M.H., yang memimpin langsung jalannya asistensi (Dok Humas Polri)

ASKARA - Di antara tumpukan beton dan debu yang masih menyelimuti lokasi runtuhnya Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, ratusan petugas SAR terus berjibaku. Sabtu pagi, suasana haru semakin terasa ketika unit K-9 milik Direktorat Polisi Satwa (Dirpolsatwa) Baharkam Polri ikut menelusuri puing demi puing untuk mencari korban yang masih hilang.

Brigjen Pol Tory Kristianto, S.IK., M.H., yang memimpin langsung jalannya asistensi, tampak beberapa kali menghampiri keluarga korban yang menunggu di sekitar lokasi. “Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Mohon doa agar semua korban bisa segera ditemukan,” ucapnya lirih kepada salah satu kerabat korban yang berlinang air mata.

Suara ekskavator yang mengangkat reruntuhan bercampur dengan isak tangis keluarga yang menanti kabar. Di sela itu, anjing pelacak berlari cepat, berhenti sejenak, lalu menggonggong seakan memberi tanda. Setiap gonggongan memberi harapan, meski tak jarang diakhiri dengan kabar duka.

Hingga siang hari, tim SAR telah mengevakuasi 118 korban. Sebagian besar selamat dengan luka ringan maupun berat, namun 14 di antaranya harus berpulang. Masih ada 58 orang lainnya yang belum ditemukan, membuat doa dan harapan terus dipanjatkan di sekitar lokasi.

Kebersamaan antar unsur terlihat jelas. Polisi, TNI, Basarnas, relawan, hingga warga setempat saling membantu, bahu-membahu mengangkat puing dan menguatkan keluarga yang kehilangan.

“Ini bukan sekadar tugas, ini soal kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga,” tegas Brigjen Tory.

Di tengah kelelahan, wajah para relawan dan aparat tampak tegar. Mereka sadar, di balik reruntuhan itu, ada keluarga yang menunggu kepastian, ada doa yang tak pernah putus, dan ada harapan yang masih hidup.

 

 

Komentar