Dosen Universitas Malikussaleh Latih Masyarakat Budidaya Ikan Nila Berbasis Bioflok dan Ramah Lingkungan
ASKARA - Dalam semangat pengabdian dan inovasi, Dosen Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh menggelar pelatihan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) berbasis teknologi bioflok.
Universitas Malikussaleh kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat melalui berupa pelatihan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan teknologi bioflok.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus Pertanian Unimal ini diikuti oleh mahasiswa, warga sekitar kampus, dan para dosen pendamping. Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik langsung pembuatan sistem bioflok dan pendampingan mengelola kolam bioflok hingga masa panen.
Teknologi bioflok menjadi sorotan utama dalam pelatihan ini. Sebagai solusi atas keterbatasan lahan, kualitas air, dan efisiensi pakan, sistem bioflok menawarkan pendekatan berkelanjutan yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga lingkungan.
Salamah, S.Pi., M.Si., dosen yang memimpin kegiatan, menyampaikan bahwa program ini bertujuan memberdayakan masyarakat pedesaan melalui keterampilan yang aplikatif dan berdampak ekonomi, dan agar bisa menjalankan usaha budidaya ikan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat memiliki keterampilan yang dapat diaplikasikan secara mandiri, sehingga usaha budidaya ikan nila bisa lebih produktif, ramah lingkungan, dan memberikan nilai ekonomi,” ujarnya, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamus (11/9).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana Unimal mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan membawa inovasi yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Dengan menghadirkan solusi inovatif, Unimal turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan lokal.

Komentar