Selasa, 21 Juli 2026 | 20:00
NEWS

Warga Geruduk Rumah Sahroni di Tanjung Priok,: Mobil Dirusak, Iron Man Dijarah

Warga Geruduk Rumah Sahroni di Tanjung Priok,: Mobil Dirusak, Iron Man Dijarah
Warga menjarah patung Iron Man koleksi Anggota DPR RI Ahmad Sahroni (screenshot TikTok)

ASKARA - Rumah anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk sejumlah warga pada Sabtu (30/8). 

Aksi tersebut viral di media sosial setelah warga terlihat berteriak-teriak, membawa patung Ironman, hingga merusak mobil di dalam rumah.

Dalam rekaman video yang beredar, massa tampak memenuhi jalan di sekitar kediaman Wakil Ketua Komisi III DPR itu. Beberapa bagian rumah terlihat mengalami kerusakan akibat amukan warga.

Lurah Kebon Bawang, Suratno Widodo, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan situasi di lokasi masih ramai dan dipenuhi warga.

“Benar, warga geruduk rumah Sahroni. Saya saat ini masih di lokasi, kondisinya crowded,” kata Suratno.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab massa mendatangi rumah politikus Partai NasDem itu. Aparat keamanan disebut mulai berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi situasi yang lebih memanas.

Latar Belakang: Polemik Tunjangan DPR

Sehari sebelumnya, Ahmad Sahroni turut angkat bicara mengenai polemik tunjangan DPR RI yang belakangan menuai sorotan publik dan memicu gelombang demonstrasi di sejumlah daerah.

Sekretaris Fraksi NasDem itu menyatakan mendukung penuh evaluasi terhadap gaji dan tunjangan yang diterima para anggota dewan.

“Saya dukung evaluasi tunjangan yang diterima anggota DPR RI, setuju evaluasi secara total,” ujar Sahroni.

Ia menegaskan, sejak awal semua gaji dan tunjangan yang diterimanya selalu dikembalikan kepada masyarakat.

“Untuk saya, semua gaji dan tunjangan dari dulu selalu saya berikan kembali ke masyarakat, itu wajib,” ucapnya.

Meski begitu, aksi penggerudukan di rumah pribadinya menunjukkan eskalasi kekecewaan masyarakat terhadap DPR masih tinggi. Polisi diharapkan segera melakukan penanganan agar situasi tidak semakin meluas.

Komentar