Rabu, 17 Juni 2026 | 21:24
COMMUNITY

Ciputra Golfpreneur Tournament Pegolf Malaysia Pimpin Babak Kedua

Ciputra Golfpreneur Tournament Pegolf Malaysia Pimpin Babak Kedua
Salah satu peserta Ciputra Golfpreneur Tournament (Dok Sisca)

ASKARA – Markus Lim, pegolf asal Malaysia mengambilalih posisi teratas klasemen sementara babak kedua Ciputra Golfpreneur Tournament di Damai Indah Golf, BSD Course, Banten, Kamis (21/8). Namun hasil itu tentu tidak bisa jadi jaminan untuk menjadi juara turnamen. Perolehan angka para pemain di turnamen ini cukup dahsyat, hanya mereka yang meraih minimal 140 pukulan atau 4 di bawah par yang bisa lolos cut off. Perburuan gelar juara dipastikan bakal sengit hingga akhir pertandingan pada Sabtu (23/8).

Beberapa pemain masih harus menunggu kepastian untuk bisa lanjut ke babak ketiga karena mereka belum bisa menyelesaikan pertandingan hari kedua. Pukul 17.58 WIB sirine di lapangan dibunyikan karena hari sudah gelap. Pertandingan akan dilanjutkan besok pagi.

“Pukulan saya dalam dua hari terakhir sedang bagus, drive saya bagus dan saya bisa menempatkan bola di posisi yang bagus. Secara umum memang pukulan saya biasa-biasa saja, hanya banyak putting yang masuk, dan saya kira itulah kuncinya di sini karena banyak green yang sulit di lapangan ini. Saya beruntung saja banyak putting saya yang masuk dua hari ini,” kata Marcus tentang penampilannya. Sejak hari pertama dia konsisten selalu mencetak 65 pukulan. Dia mencetak 8 birdie dan satu bogey di babak kedua.

Marcus baru menjadi pemain profesional sejak satu tahun lalu. Kondisi di Kuala Lumpur tempat tinggalnya tidak jauh berbeda dengan Jakarta, sehingga dia tidak sulit untuk menyesuaikan diri. “Cuacanya sangat mirip, jenis rumputnya juga cukup mirip, jadi rasanya nyaman bermain di Jakarta, rasanya hampir seperti di rumah sendiri,” ujar dia.

Walau menempati posisi puncak klasemen, namun Marcus tidak mau terlena. Agar tetap fokus pada permainannya sendiri, dia mengaku tidak akan melihat papan klasemen sama sekali dalam pertandingan dua hari terakhir.

Tujuh pegolf profesional lolos cut off, termasuk tiga pegolf yang bernaung di bawah Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF), yaitu Kevin Caesario Akbar, Naraajie Emerald Ramadhanputra, dan Alfred Sitohang. Empat pegolf lainnya adalah Peter Gunawan, Elki Kow, Rory Hie, dan George Gandranata. Satu-satunya pemain amatir yang lolos adalah Jonathan Hartono yang juga pemain CGF.  Hasil ini tentu lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu, dimana hanya empat pegolf profesional dan satu pegolf amatir Indonesia yang lolos cut off.

Mindset sebelum bertanding di dua hari ini sih cuma main seperti biasa saja, tidak ada target. Memang puttingnya lagi cukup bagus. Dua  hari ini banyak short putt yang bagus, rollingnya bagus. Dua minggu terakhir ini banyak latihan putting dan kebetulan juga ada beberapa alat sensor putting yang baru datang, jadi cukup membantu untuk tahu apa kelemahan saya. Jadi so far happy sama game-nya. Semoga bisa nambah lagi under-nya di dua hari terakhir,” kata Kevin yang mencetak 7 birdie dan 1 bogey.

Kebahagiaan juga disampaikan oleh Jonathan Hartono. “Rasanya menyenangkan mengingat ajang ini diselenggarakan oleh Ciputra Golfpreneur Foundation dan digelar di lapangan yang sudah saya mainkan sejak kecil. Sungguh berarti bisa lolos cut di lapangan tempat saya berlatih sejak usia 10 tahun,” kata dia.

Dia tidak mengira cut-off pada angka 4 di bawah par. Sebelum memulai putaran ini dia sempat mematok target bermain setidaknya 3 di bawah par. Beruntung Jonathan bisa memenuhi angka minimal.

 

 

Komentar