Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:49
COMMUNITY

Dari Limbah ke Laba, PEP Tanjung Field Latih UMKM

Dari Limbah ke Laba, PEP Tanjung Field Latih UMKM
Kreativitas pelaku UMKM merubah limbah jadi produk bernilai (Dok PEP)

ASKARA - PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field terus mendorong kreativitas pelaku UMKM sekaligus mengurangi limbah tekstil melalui pelatihan menjahit teknik patchwork dan slashing bagi warga Desa Masukau, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Pelatihan berlangsung empat hari, di Gedung Menjahit RT 06 Desa Masukau. Peserta merupakan anggota Kelompok Cetak Saring dan Jahit (CETAR) binaan PEP Tanjung Field yang selama ini mengolah kain perca dan coverall bekas menjadi produk bernilai, seperti tas, sarung bantal, hingga dekorasi rumah.

Field Manager PEP Tanjung Field, Charlie Parmonangan Nainggolan, menegaskan program ini sejalan dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. “Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 8, yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, sekaligus menjadi solusi mengurangi limbah tekstil,” ujarnya, Sabtu (9/8).

Ketua Kelompok CETAR, Lina Wati, mengapresiasi dukungan perusahaan. “Terima kasih kepada PEP Tanjung Field yang memfasilitasi pelatihan dan menyediakan bahan. Semoga ini menjadi contoh pengelolaan kain bekas di Murung Pudak,” tuturnya.

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia, Dony Indrawan, menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan membuka peluang usaha baru. Pelatihan dipandu pengajar dari SMKN 1 Tanjung, Yuyun, dengan materi teknis sekaligus penguatan kerja sama tim dan komunikasi.

PEP Tanjung Field, bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan, terus mengembangkan program sosial di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, dan tanggap bencana untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pencapaian SDGs.

 

Komentar