Heboh! Kapal Induk Inggris Masuk Laut Indonesia, TNI AL 'Hadang' dan Gelar 'Manuver Perang'
ASKARA - Laut Indonesia tiba-tiba jadi 'panas!' Kapal induk raksasa milik Kerajaan Inggris, HMS Prince of Wales, bersama armada tempur elite dari Kanada dan Norwegia, terdeteksi mendekati perairan barat daya Pulau Buru, Maluku. TNI AL pun tak tinggal diam, langsung bergerak cepat, menghadang.
Gabungan kekuatan laut Indonesia dari Koarmada III dikerahkan penuh. KRI Hampala-880, KRI Kapak-625, dan pesawat intai CN-235 P-8306 diberangkatkan dari Pangkalan Ambon sejak Rabu malam (30/7) untuk misi yang disebut-sebut sebagai simulasi pertempuran laut internasional.
Tak hanya itu! Dua kapal perang dari Koarmada II, KRI REM-331 dan KRI FKO-368, ikut memperkuat barisan Indonesia. Momen ketegangan pecah saat radar TNI AL menangkap sinyal konvoi Inggris pada pukul 09.50 WIT. Di titik pertemuan yang telah ditentukan, formasi langsung dibentuk. Dunia menyaksikan!
Dalam konvoi UK CSG tersebut, hadir kekuatan mematikan:
HMS Prince of Wales (kapal induk Inggris supercanggih)
HMS Dauntless (kapal penghancur)
HMCS Ville de Quebec (fregat Kanada)
HMNoS Roald Amundsen (fregat Norwegia)
RFA Tidespring (kapal tanker logistik)
TNI AL langsung menyapa lewat sambutan resmi dan menunjukkan kesiapan tempur. Tepat pukul 12.15 WIT, latihan Passex dimulai! Manuver laut dilakukan secara presisi, memperlihatkan kemampuan TNI AL yang tak bisa dipandang remeh.
Dari udara, pesawat CN-235 mengabadikan momen menegangkan ini. Latihan berlangsung aman, tapi aura ketegangan terasa hingga sore hari, saat latihan resmi ditutup pukul 16.45 WIT.
TNI AL tetap siaga, mengikuti pergerakan UK CSG di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) III. Dunia melihat: Indonesia bukan negara yang bisa dianggap remeh di lautan!

Komentar