Selasa, 21 Juli 2026 | 18:52
NEWS

KPAI Turun Tangan! Program Barak Anak Kang Dedi Jadi Sorotan

KPAI Turun Tangan! Program Barak Anak Kang Dedi Jadi Sorotan
Kang Dedi Mulyadi bikin program anak masuk barak (Dok Shendy)

ASKARA - Jawa Barat lagi-lagi jadi sorotan setelah Gubernurnya, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), meluncurkan program unik dan sedikit bikin geger, anak-anak masuk barak militer!

Tapi tunggu dulu, ini bukan soal ngajarin anak-anak perang atau latihan tentara, lho. Menurut KDM, program ini justru untuk melatih kedisiplinan, mental yang sehat, dan kebiasaan hidup yang lebih teratur. “Masuk barak itu bukan buat perang-perangan, tapi supaya pikiran, badan, dan jiwa mereka lebih sehat,” kata KDM saat ngobrol santai bareng wartawan di Senayan, Jakarta.

Walau tujuannya mulia, program ini tetap saja mengundang pro dan kontra. Bahkan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) juga ikut menyoroti. Menanggapi itu, KDM pun memberikan penjelasan lebih detail.

“Anak-anak tetap pelajar seperti biasa kok, tapi di barak mereka dibiasakan hidup lebih disiplin,” ujarnya. Misalnya, jam tidur harus jam 8 malam, bangun jam 4 pagi, langsung mandi, beresin tempat tidur, bersihin halaman, sarapan, baru berangkat sekolah. Pulangnya? Olahraga!

Nggak cuma itu, anak-anak juga diajak latihan fisik ringan kayak baris-berbaris, push up, sit up—yang menurut KDM dulu juga jadi rutinitasnya saat masih SMA.

KDM juga nggak lupa sisi keagamaannya. Anak-anak tetap dibina sesuai keyakinan masing-masing. Untuk yang Muslim, ada puasa Senin-Kamis dan belajar ngaji selepas Maghrib.

“Intinya, ini jadi pembinaan karakter yang jarang bisa didapatkan anak-anak kalau cuma di rumah. Di barak, mereka belajar disiplin, mandiri, dan tanggung jawab,” pungkas Kang Dedi.

 

Komentar