Kamis, 04 Juni 2026 | 04:52
COMMUNITY

Randy dan Bianca Ambil Alih Posisi Teratas

Randy dan Bianca Ambil Alih Posisi Teratas
Randy saat pertandingan di Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025 (Dok Sisca)

ASKARA – Randy Arbenata M. Bintang merebut posisi puncak klasemen sementara kelompok putra pada pertandingan hari kedua Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2025, Rabu (16/7). Randy mencetak 68 pukulan atau 5 di bawah par, sehingga kini memimpin dengan total 137 pukulan atau 7 di bawah par.

Pegolf asal Jawa Barat ini mengaku puas dengan penampilannya yang lebih solid dibanding hari pertama. “Hari ini saya bermain sesuai dengan game plan. Pukulannya bagus, putting-nya lebih solid dibandingkan kemarin, sehingga bisa membuat birdie lebih banyak. Salah satu game plan saya adalah mencari birdie di par 5 dan lumayan membantu,” ungkap Randy.

Ia mencatatkan lima birdie di hole 1, 3, 6, 7, 12, dan 14, serta satu bogey di hole 15. Sebelumnya, pada hari pertama, Randy berada di posisi T3, hanya terpaut satu pukulan dari Jonathan Xavier Hartono dan William Justin Wijaya yang saat itu memimpin.

Di klasemen sementara hari kedua, William turun ke posisi kedua dengan 138 pukulan (6 di bawah par), disusul pegolf asal Malaysia, Rizq Adam Rohizam, yang hanya tertinggal satu pukulan. Jonathan Hartono berada di posisi keempat dengan 141 pukulan (3 di bawah par). Dengan jarak yang masih ketat, belum ada satu pun pemain yang dapat dipastikan akan keluar sebagai juara hingga pertandingan berakhir.

Randy pun berusaha tetap tenang dan fokus menghadapi final. “Tekanan pasti ada, tapi saya harus bisa menikmati permainan. Saya harus fokus dan sabar. Saya juga ingin meminta saran dari mereka yang sudah pernah jadi juara, supaya bisa gantian menang,” tambahnya. Di babak final, ia akan bermain satu flight dengan Rizq dan William.

Sementara itu, William mengaku tetap puas dengan performanya meski tak lagi memimpin. “Walaupun hari ini saya tidak memimpin, permainan saya bebas bogey, tentu saja itu lebih baik. Saya tetap akan memberikan permainan terbaik di final, tapi tidak mau membuat ekspektasi terlalu tinggi. Apa pun hasilnya, itu pasti sudah jalan dari Atas,” ujarnya.

Sebanyak 59 pegolf putra lolos cut-off dan berhak tampil di babak final. Batas cut-off ditetapkan di angka 167 pukulan atau 23 di atas par, dengan sistem count back diberlakukan untuk menentukan peserta terakhir yang lolos.

Bianca Pimpin Persaingan Ketat di Kelompok Putri

Di kelompok putri, Bianca Naomi Amina mengambil alih posisi puncak dari Gemilau Joane Kurnia. Persaingan di kategori ini juga dipastikan berlangsung ketat hingga babak akhir. Bianca memimpin dengan total 152 pukulan (8 di atas par), unggul satu pukulan dari Gemilau dan Fausta Bianda yang sama-sama mencatatkan 153 pukulan (9 di atas par). Sania Talita Wahyudi mengikuti di posisi selanjutnya dengan selisih hanya satu pukulan.

“Hari ini permainan saya lebih bagus, sesuai dengan game plan. Kondisi tubuh saya juga lebih enak dibandingkan kemarin,” kata Bianca.

Pada turnamen ini, para pegolf putri bermain dari tee box biru, berbeda dengan turnamen lain yang biasanya menggunakan tee box merah. Jarak yang lebih panjang membuat strategi permainan harus disesuaikan. “Main di biru jadi jauh banget, tapi untuk saya ini menjadi tantangan yang berbeda. Saya mengandalkan short game,” tambahnya.

Meski ingin menjadi juara, Bianca menyadari bahwa para pesaingnya tak bisa dianggap remeh. “Saya ingin bisa bermain fokus ke diri sendiri. Saya akan berusaha sebaik mungkin,” tutupnya.

 

Komentar