Rabu, 22 Juli 2026 | 19:57
NEWS

Korban Hilang di Longsor Puncak Belum Ditemukan, Diduga Terbawa Arus Sungai Saat Memancing

Korban Hilang di Longsor Puncak Belum Ditemukan, Diduga Terbawa Arus Sungai Saat Memancing
Pencarian korban longsor di Cisarua, Puncak Kabupaten Bogor. (Dok. bppdkabbogor)

ASKARA - Seorang pria dilaporkan hilang akibat longsor di kawasan kolam pemancingan Gang Dolar, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat. Hingga Minggu (6/7/2025) malam, korban belum ditemukan dan pencarian kembali dilanjutkan hari ini oleh tim SAR gabungan.

“Sampai saat ini korban belum ditemukan, SOP pencarian sampai jam 17.00 WIB. (Pencarian) akan dilanjut besok,” ujar Kepala Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, Minggu malam.

Korban diketahui bernama Oden Sumantri, warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Meski berdomisili di Bogor, ia bukan PNS yang bertugas di wilayah tersebut.

Peristiwa terjadi pada Sabtu (5/7), sekitar pukul 18.30 WIB. Oden dilaporkan sedang memancing di dekat kolam yang posisinya bersebelahan dengan aliran Sungai Ciesek. Menurut pihak BPBD, tebingan kolam ikan tiba-tiba longsor dan menyeret korban.

“Korban sudah diperingatkan pengelola pemancingan untuk pindah karena lokasi rawan longsor, tapi korban tetap memancing hingga akhirnya tertimbun atau terbawa arus,” kata M. Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor.

Adam menjelaskan, ada dua kemungkinan yang kini menjadi fokus pencarian: korban tertimbun material longsor atau terseret aliran Sungai Ciesek. Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di kedua lokasi tersebut.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat total tiga orang meninggal dunia akibat rangkaian longsor yang terjadi di Puncak. Rinciannya, satu korban di Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, dan dua korban lainnya di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua.

Tim SAR sebelumnya berhasil menemukan dua korban longsor lainnya dalam kondisi meninggal dunia. Evakuasi dilakukan sejak malam dan jenazah ditemukan pada Minggu siang sekitar pukul 11.30 WIB.

“Evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak, mulai dari masyarakat, TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, Tagana, hingga Damkar,” ujar Ipda Ajub Wilustombang, Danton SAR Kompi 2 Pasukan Pelopor Resimen 1 Brimob, Kedunghalang, Bogor.

Tiga korban lain yang turut tertimbun dalam kejadian tersebut berhasil diselamatkan dan kini dirawat di rumah sakit.

 

 

Komentar