Selasa, 21 Juli 2026 | 23:32
NEWS

Gubernur Pramono Wajibkan Busana Betawi untuk Pejabat: Identitas Lokal Diperkuat di Jakarta Global

Gubernur Pramono Wajibkan Busana Betawi untuk Pejabat: Identitas Lokal Diperkuat di Jakarta Global
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wagub Rano Karno di acara Jakarta dalam Warna, Minggu (Dok Pemprov DKI).

ASKARA - Gubernur Jakarta Pramono Anung mewajibkan penggunaan busana adat Betawi dalam setiap pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat wajah budaya Betawi di tengah kehidupan modern Ibu Kota.

“Maka untuk itu, di berbagai acara saya sudah mewajibkan misalnya semuanya busana Betawi, termasuk ketika melantik pejabat saya wajibkan semuanya memakai ujung serong,” kata Pramono dalam acara Jakarta Dalam Warna di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (6/7/2025).

Menurut Pramono, penguatan budaya Betawi tak cukup hanya hadir dalam perayaan-perayaan formal. Ia menekankan pentingnya budaya lokal itu hidup dalam keseharian warga Jakarta.

“Sehingga dengan demikian wajah Betawi bukan hanya untuk perayaan, tetapi memang ada di dalam masyarakat Jakarta,” ujarnya.

Pemprov DKI, lanjut Pramono, telah merancang sejumlah agenda kebudayaan lanjutan. Pada bulan Agustus mendatang, acara serupa Jakarta Dalam Warna akan kembali digelar untuk memberi ruang bagi warga menikmati kekayaan budayanya.

“Nanti bulan Agustus juga akan ada Jakarta penuh warna-warni, karena memang saya terus ingin masyarakat Jakarta betul-betul bisa menikmati budayanya, akar yang ada di masyarakatnya, dan yang paling penting adalah menjaga Jakarta untuk aman dan nyaman,” jelasnya.

Selain itu, Pramono juga mengungkapkan telah mengeluarkan Instruksi Gubernur yang mewajibkan seluruh hotel bintang empat dan lima di Jakarta untuk mengusung nuansa Betawi selama dua bulan setiap tahun.

“Yang teman-teman belum tahu, saya sudah membuat surat keputusan Instruksi Gubernur, meminta kepada semua hotel-hotel baik bintang 4, bintang 5, selama dua bulan dalam satu tahun betul-betul harus hotelnya bernuansa Betawi,” kata Pramono saat meninjau Stadion Cendrawasih, Jakarta Barat, Senin (23/6).

Melalui kebijakan ini, Pemprov DKI berharap wajah Jakarta sebagai kota global tetap berpijak kuat pada akar identitas budayanya: Betawi.

 

 

Komentar