Kamis, 04 Juni 2026 | 10:12
COMMUNITY

Pendaki Berpengalaman TRAMP Cedera Saat Turun Gunung Slamet

Pendaki Berpengalaman TRAMP Cedera Saat Turun Gunung Slamet
Amira Hadi (T.1983 GPR), mengalami cedera saat perjalanan turun menuju Pos Baturaden (Dok TRAMP)

ASKARA — Kecelakaan di gunung tidak mengenal tingkat pengalaman seseorang. Hal itu kembali terbukti dalam kegiatan pendakian Grebeg Suro di Gunung Slamet, Jawa Tengah, yang dilaksanakan oleh Top Ranger And Mountain Pathfinder (TRAMP).

Salah satu anggota TRAMP, Amira Hadi (T.1983 GPR), mengalami cedera saat perjalanan turun menuju Pos Baturaden. Menurut keterangan pendiri TRAMP, Rolando Edmund, insiden itu terjadi di salah satu medan turunan yang cukup curam.

“Ketika turun, enam pendaki sempat mengalami insiden jatuh. Tangan Amira mencoba menahan tubuh ke dinding turunan, namun tetap mengalami cedera,” ujar Edmund dalam keterangan, Jumat (27/6).

Tim TRAMP yang berada di lokasi langsung sigap memberikan pertolongan pertama dan membawa Amira ke RSUD Purwokerto untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tindakan rontgen.

Ketua Umum TRAMP, Gia Latifunusa (T.2002 GC), dalam keterangannya mengungkapkan kondisi Amira saat ini sudah mendapatkan perawatan intensif.

“Menurut info dari rumah sakit, kondisi Amira sudah stabil. Tangan telah digibs dan besok akan kembali ke Jakarta untuk pemulihan lebih lanjut,” jelas Gia.

Gia juga mengajak seluruh keluarga besar TRAMP untuk mendoakan kesembuhan Amira. Ia mengingatkan bahwa faktor cuaca, kondisi medan, dan faktor lainnya selalu menjadi risiko dalam kegiatan pendakian, sekalipun dilakukan oleh pendaki berpengalaman.

“Keselamatan adalah prioritas. Semua harus selalu waspada,” tegasnya.

Pendakian Grebeg Suro Gunung Slamet yang diikuti para anggota TRAMP dan pendaki umum lainnya berjalan lancar hingga puncak, sebelum insiden terjadi dalam perjalanan turun ke Baturaden.

 

 

Komentar