Wali Kota Jaksel Gandeng Wartawan Tangani Banjir dan Kemacetan
ASKARA – Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengajak insan pers, khususnya wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Wali Kota, untuk berkolaborasi dalam menuntaskan masalah krusial kota: banjir dan kemacetan.
Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, dalam silaturahmi bersama Pokja PWI di Ruang Rapat Wali Kota, Gedung Blok A, Kamis (12/6/2025).
“Pers memiliki kekuatan untuk mengedukasi dan menggerakkan. Kami butuh dukungan PWI dalam menyampaikan program-program strategis, terutama dalam penanganan banjir dan kemacetan,” tegas Anwar.
Program “Menabung Air” dan Sumur Resapan Wajib
Dalam pertemuan tersebut, Anwar menekankan pentingnya gerakan “menabung air” sebagai solusi konkret menghadapi musim hujan. Ia menyebutkan, setiap gedung bertingkat akan diwajibkan memiliki sumur resapan sebagai bagian dari regulasi teknis bangunan.
“Kami sudah petakan titik-titik rawan genangan. Sebagian besar terjadi karena tak ada ruang serapan air. Maka kami tak hanya imbau, tapi akan awasi secara ketat pembangunan gedung baru,” katanya.
Atur Ulang U-Turn, Redam Kemacetan
Tak hanya banjir, kemacetan juga masuk prioritas. Menurut Anwar, banyaknya putar balik (u-turn) di beberapa ruas jalan menimbulkan antrian kendaraan hingga puluhan meter. Untuk itu, Pemkot akan menutup beberapa u-turn saat jam sibuk dan menempatkan petugas untuk pengawasan lalu lintas.
“Ini bukan sekadar teknis lalu lintas, tapi soal kenyamanan warga. Penataan ulang perlu agar mobilitas lebih efisien,” ujarnya.
Pers Jadi Mitra Strategis
Menanggapi ajakan tersebut, Ketua Pokja PWI Wali Kota Jakarta Selatan, Joni Matondang, menyambut baik sinergi ini. Ia menilai wartawan tak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tapi juga sebagai agen perubahan sosial.
“Pokja PWI siap menjadi mitra kritis dan konstruktif. Kami ingin publik mendapat informasi yang jernih, termasuk soal kebijakan-kebijakan yang langsung menyentuh kepentingan warga,” kata Joni.
Audiensi ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Sayid Ali Zainal Abidin, Kepala Seksi Kehumasan Kominfotik, Erwin Lobo, serta jajaran pengurus Pokja PWI Wali Kota Jakarta Selatan.

Komentar