Senin, 08 Juni 2026 | 01:34
COMMUNITY

Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025

Rayhan Abdul Latief Tampil Memukau di Hari Pertama

Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025
Rayhan Abdul Latief tampil memukau di hari pertama (Dok Sosca)

ASKARA – Juara bertahan Rayhan Abdul Latief memimpin pertandingan hari pertama Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship (MCGJWC) 2025 di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, Senin (10/6). Pegolf andalan Indonesia ini melejit ke puncak klasemen sementara divisi putra dengan 64 pukulan atau 8 di bawah par. Sebuah awal yang solid dalam upaya mempertahankan gelar juara yang diraihnya pada tahun 2024.

"Rasanya sangat senang, tapi tugas saya masih belum selesai. Masih ada 36 hole lagi dan banyak hal yang bisa terjadi. Tapi saya berharap bisa melakukan banyak pukulan bagus, memainkan banyak hole dengan baik, dan menikmati putaran berikutnya. Saya kira hari ini pukulan approach saya sangat bagus meskipun driver-nya kurang. Putting saya juga sangat bagus," kata Rayhan, atlet binaan Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF), tentang kemenangannya hari ini.

Setelah menyelesaikan babak pertama dengan hasil memuaskan, Rayhan berharap bisa tidur nyenyak malam ini.

"Sebenarnya sekarang saya sedikit mengantuk. Di tas golf saya ada sarung klub berbentuk koala, persis seperti saya yang bisa tidur nyenyak. Saya juga merasa gugup karena ingin mempertahankan gelar tahun lalu. Tapi saya akan kembali ke target awal saya: bersenang-senang di lapangan dan menikmati partisipasi terakhir saya di MCGJWC," lanjutnya.

Bagi Rayhan, MCGJWC merupakan turnamen istimewa dalam kariernya sebagai pemain amatir. Oleh karena itu, ia sangat ingin mencetak sejarah dengan menjadi juara dua tahun berturut-turut.

Di posisi kedua, ada pegolf Namibia Kyle Johnson, yang ties dengan Harman Sachdeva (India), Shinichi Suzuki (Filipina), dan Parin Sarasmut (Thailand). Keempatnya mencetak skor 69 pukulan atau 3 di bawah par.

Namibia sendiri merupakan salah satu negara yang baru pertama kali tampil dalam turnamen bergengsi yang kini memasuki edisi ke-28 ini. Selain Namibia, tiga negara Afrika lainnya juga mencetak debut, yaitu Botswana, Kenya, dan Zimbabwe, sementara Afrika Selatan sudah menjadi peserta reguler.

Pegolf Indonesia lainnya, Rama Oksha Aridya, menyusul di peringkat berikutnya, ties dengan Lin Po Ho (Chinese Taipei) dan Teerawul Boonseeor (Thailand), hanya terpaut satu pukulan dari grup sebelumnya.

Divisi Putri: Persaingan Ketat Tiga Negara

Di divisi putri, Guo Jun Xi (Singapura), Maiya Okazaki (Jepang), dan Bogyeol Kim (Korea Selatan) memimpin dengan 70 pukulan atau 2 di bawah par. Persaingan kian panas karena empat pegolf lain hanya terpaut satu pukulan: Caithlyn Ong (Indonesia), Amberly Zaira (Malaysia), dan Lourenda Steyn (Afrika Selatan). Pegolf Indonesia lainnya, Maurenn Yose, menyusul dengan 72 pukulan atau par.

Menurut Maiya Okazaki, lapangan kali ini cukup menantang.

"Panjang lapangannya tidak begitu jauh, tapi green-nya sangat sulit. Saya harus menaruh bola di posisi yang tepat agar bisa memanfaatkan slope untuk menciptakan peluang birdie," ujarnya. Ia mengaku akan menggunakan strategi yang sama untuk hari kedua.

Indonesia Memimpin Development Division Putri

Di development division putri, tiga pegolf Indonesia menduduki peringkat teratas:

Jennifer Quinn Effendi – 70 pukulan (2 di bawah par)

Amira Permadi – 75 pukulan (3 di atas par)
Alleta Kahfi – 76 pukulan (4 di atas par)

Sementara di kelompok putra, pegolf Vietnam Nguyel Bao Phat memimpin dengan 71 pukulan (1 di bawah par), disusul oleh Kazuma Sono dari Jepang dengan 75 pukulan.

Peluang Besar bagi Para Juara

Peserta MCGJWC tidak hanya meraih poin World Amateur Golf Ranking (WAGR), tapi juga berkesempatan tampil di ajang profesional. Juara divisi putra akan mendapatkan tiket ke turnamen Asian Development Tour (ADT) Ciputra Golfpreneur Tournament pada Agustus 2025. Juara divisi putri akan berlaga di Indonesia Women’s Open 2026, bagian dari KLPGA Dream Tour.

Golf Edukasi untuk Pelajar

Selain kompetisi, sejumlah siswa dari SD Negeri Kosambi 09 Pagi, SD Tarakanita 4, dan SMA Pah Tsung School turut hadir mendukung turnamen. Mereka mengikuti program edukatif seperti Golf Class, tur lapangan di hole 17 dan 18, trial bay, dan trial putting.

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan golf kepada pelajar, yang dipandu langsung oleh atlet dari Ciputra Golfpreneur Foundation.

 

Komentar