Tim SAR Kembali Temukan Dua Korban Tanah Longsor di Tambang Batu Gunung Kuda
ASKARA - Tim SAR gabungan kembali temukan dua korban tanah longsor tambang batu Gunung Kuda Ds. Cipanas Kec. Dukupuntang Kab. Cirebon dalam keadaan meninggal dunia. Kedua korban yang diketahui a.n Sudiono dan a.n Puji Siswanto langsung dievakuasi dan di bawa ke RSUD Arjawinangun.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menjelaskan sejak pagi tadi sudah dua kali terjadi longsor susulan. Lebih lanjut dijelaskan sama seperti hari sebelumnya pencarian diawali dengan melakukan assesment menggunakan UAV Thermal untuk mendeteksi pergerakan tebing longsoran serta pemetaan potensi bahaya dan penilaian resiko oleh PVMBG/ESDM/Engineer PT. Indocement.
"Setelah dilakukan assesment dan sudah dinyatakan aman, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian di 2 Worksite, masing-masing worksite menggunakan 3 excavator dengan radius sejauh 100 meter. K9 dari Polda Jabar juga mengerahkan anjing pelacak untuk mencari titik-titik yang diduga terdapat korban di dalamnya," jelas SMC.
Pukul 10.33 WIB tim SAR gabungan berhasil menemukan 1 korban a.n Sudiono dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian pukul 14.3p WIB tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi korban kedua a.n Puji Siswanto dalam keadaan meninggal dunia. Kedua jasad korban langsung dievakuasi serta diidentifikasi oleh tim Inafis dibawa ke RSUD Arjawinangun.
Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pukul 16.30 WIB pencarian hari keempat dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari.
Dengan ditemukannya korban hari ini maka data sementara korban selamat 6 orang, meninggal dunia menjadi 21 orang, dan dalam pencarian 4 orang (berdasarkan informasi keluarga korban yang melapor ke posko Kantor SAR Bandung). Jumlah korban bersifat sementara dan dapat berubah.

Komentar