Selasa, 21 Juli 2026 | 23:31
NEWS

Pemkab Bogor Ubah Nama 4 RSUD, Ini Alasannya

Pemkab Bogor Ubah  Nama 4 RSUD,  Ini Alasannya

ASKARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi mengganti nama empat rumah sakit umum daerah (RSUD) sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh bangsa yang berjasa di bidang kesehatan. Langkah ini juga disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik di sektor kesehatan.

"Perubahan nama ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan penghargaan terhadap para tokoh yang telah berjasa serta sebagai refleksi nilai-nilai luhur dalam pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan," ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Rabu (28/5).

Empat RSUD yang Berganti Nama:

1. RSUD Cibinong menjadi RSUD Bakti Pajajaran

2. RSUD Ciawi menjadi RSUD KH Idham Chailid

3. RSUD Leuwiliang menjadi RSUD R Moh Noh Nur

4. RSUD Cileungsi menjadi RSUD RH Satibi

Menurut Rudy, proses perubahan nama telah melalui koordinasi dengan para direktur rumah sakit dan keluarga tokoh terkait. Ia menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar simbolis, namun harus diiringi dengan peningkatan kualitas layanan, infrastruktur, dan manajemen rumah sakit.

"Ketika rumah sakit membawa nama tokoh besar, maka operasionalnya pun harus mencerminkan kualitas dan dedikasi tinggi. Jika tidak, maka kita sendiri yang mencoreng nama para pejuang tersebut," tegasnya.

Rudy berharap, dengan nama baru yang sarat makna, keempat RSUD tersebut bisa menjadi representasi kehadiran negara dalam menjamin hak kesehatan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya momentum ini untuk membangun kepercayaan publik.

"Perubahan nama ini diharapkan menjadi awal baru untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Bogor," jelasnya.

 

 

Komentar