Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:52
COMMUNITY

Kongres Perubahan 2025 Lahirkan Partai Perubahan Baru

Dr. Robi Nurhadi Terpilih Jadi Ketua Umum

Kongres Perubahan 2025 Lahirkan Partai Perubahan Baru
Dr. Robi Nurhadi terpilih jadi Ketua Umum (Dok PPB)

ASKARA – Di tengah kondisi Indonesia yang diwarnai krisis kepercayaan publik akibat maraknya korupsi, ketidakadilan hukum, kebohongan politik, premanisme, hingga lemahnya parlemen dalam membela rakyat, sejumlah tokoh dan warga dari berbagai penjuru negeri serta diaspora Indonesia di luar negeri, sepakat bahwa sudah waktunya dilakukan perubahan besar.

Kesepakatan itu lahir dalam Kongres Perubahan 2025 yang digelar pada Minggu, 11 Mei 2025, di Jakarta dan secara daring via Zoom. Kongres ini melahirkan keputusan strategis: pembentukan Partai Perubahan Baru (PPB).

“Wajar bila rakyat kecewa. Harga melambung, pekerjaan sulit, dan korupsi dipertontonkan oleh pejabat publik tanpa rasa malu. Kongres ini hadir sebagai ruang dialog untuk menyalurkan aspirasi rakyat melalui jalur konstitusional,” ujar Dr. Robi Nurhadi, inisiator Kongres Perubahan, Kamis (15/5).

Kongres yang dihadiri perwakilan dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, serta diaspora di Malaysia, Korea Selatan, Timur Tengah, Amerika Serikat, dan Eropa itu menghasilkan tiga tekad utama:

1. Berjuang demi Indonesia baru sesuai cita-cita Proklamasi 1945, Amanat Reformasi 1998, dan tuntutan zaman.

2. Mendirikan Partai Perubahan Baru (PPB) sebagai wadah perjuangan rakyat secara konstitusional.

3. Menggerakkan Tujuh Pilar Perubahan, yaitu: koperasi, korporasi, yayasan sosial-keagamaan, lembaga bantuan hukum, lembaga pendidikan, media massa/sosial, serta komunitas masyarakat sipil.

Dalam kongres itu pula, para peserta langsung mendeklarasikan Partai Perubahan Baru dan menetapkan Anggaran Dasar partai. Secara aklamasi, Dr. Robi Nurhadi, S.IP, M.Si. terpilih sebagai Ketua Umum PPB.

Dr. Robi dikenal luas sebagai aktivis lintas organisasi. Pernah aktif di Lakpesdam NU DKI Jakarta, HNSI, dan MUI Pusat, ia juga sempat menjadi Tim Ahli Menteri PAN RB dan Staf Ahli Pimpinan MPR. Ia menyandang gelar doktor dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM).

“PPB berjuang dengan garis moderat. Kami ingin Indonesia yang aman, adil, dan demokratis. Negara harus hadir memberi kepastian hukum, melindungi HAM, dan menjaga keutuhan NKRI. Kami bangun partai ini dengan ketulusan dan komitmen untuk rakyat,” tegas Robi menutup sambutannya.

Kelahiran Partai Perubahan Baru disebut banyak pihak sebagai angin segar dalam iklim politik Indonesia yang stagnan. Kini, bola perubahan berada di tangan rakyat.

 

 

Komentar