Pengamen Tersinggung, Bus Diserang Tanpa Perasaan
ASKARA – Sebuah bus malang menjadi korban ekspresi seni jalanan yang terlalu jujur. Tiga pria, yang diyakini adalah pengamen dengan cita rasa seni tinggi namun emosi setipis senar gitar, terekam mencoba membuka paksa pintu depan bus di kawasan Balaraja, Bitung, beberapa waktu lalu.
Menurut netizen yang lebih cepat dari wartawan, kejadian ini bermula dari kekecewaan mendalam karena sang sopir bus tidak memberikan apresiasi sepeser pun atas penampilan "akustik jalanan" mereka. “Kami sudah nyanyi pakai perasaan, masa iya nggak dikasih amplop?” ujar salah satu pengamen dalam khayalan publik.
Para pelaku sempat mencoba membuka pintu bus dengan teknik yang terinspirasi dari film laga kelas bawah. Aksi ini pun viral, membuat netizen terbelah antara yang menyalahkan bus karena tidak berjiwa seni, dan yang menyarankan para pengamen ikut The Voice saja daripada The Force.
Sementara itu, pihak bus belum memberi pernyataan resmi, namun banyak yang berspekulasi bahwa ke depan, supir akan menyediakan uang receh darurat untuk menghindari konser dadakan yang berujung adu otot.

Komentar