Selasa, 21 Juli 2026 | 22:59
NEWS

Ketua FKPPI Kelapa Gading, Saat Jenderal Bicara, Preman Harus Dengarkan!

Ketua FKPPI Kelapa Gading, Saat Jenderal Bicara, Preman Harus Dengarkan!
Hersunu, Hercules, Gatot Nurmantyo, Sutiyoso (Dok Askara)

ASKARA – Di tengah riuhnya dunia maya yang panas oleh perseteruan antara Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan Hercules Rosario Marshal, suara satir penuh sindiran datang dari B. Hersunu, Ketua Rayon KB FKPPI Kelapa Gading. Dengan gaya ceplas-ceplos khasnya, Hersunu menyatakan dukungan kepada sang mantan Panglima, sekaligus menyentil gaya "macho" yang dipamerkan sebagian pihak.

“Kalau jenderal bicara, mestinya yang lain pasang telinga, bukan pasang urat leher. Ini negara, bukan kontes siapa paling bengal,” ujar Hersunu saat ditemui di Kodamar, Jakarta, Rabu (7/5).

Menurut Hersunu, Gatot adalah representasi figur yang terbukti berjasa dan punya rekam jejak dalam menjaga kedaulatan. Bukan sekadar legenda di lapangan, tapi juga di ruang pikir. “Beliau itu bukan alumni jalanan, tapi pemegang komando ribuan pasukan. Kalau dibantah pakai gaya preman, ya mohon maaf, kita salah zaman,” tegasnya.

Ia pun menambahkan bahwa FKPPI tetap berdiri di barisan penjaga moral kebangsaan. Bukan karena ikut-ikutan, tapi karena tahu mana bedanya jenderal sejati dan jagoan setting.

“Anak muda hari ini harus ngerti, keberanian itu bukan soal teriak paling keras, tapi siapa yang tetap tegak saat semua orang main sandiwara. Gatot mungkin diam, tapi diamnya jenderal itu bukan tanda takut—itu tanda siap.”

Menutup pernyataannya, Hersunu berpesan agar publik tidak teralihkan oleh drama pinggir jalan. “Kalau kalian bingung harus ikut siapa, lihat saja siapa yang pernah berdiri paling depan waktu republik butuh nyawa, bukan waktu kamera butuh konten. Karena jenderal sejati nggak butuh panggung, dia cukup berdiri, dan panggung yang akan mendekat sendiri. Beda sama yang lain, yang kalau nggak viral, ya minimal bikin ribut dulu… biar dianggap penting.”

 

 

Komentar