Kamis, 04 Juni 2026 | 12:01
NEWS

Manggarai Kembali Gelar 'Festival Lempar Batu & Petasan Jalanan'

Manggarai Kembali Gelar 'Festival Lempar Batu & Petasan Jalanan'
Tawuran di Manggarai (Dok Hersunu)

ASKARA – Tradisi tahunan penuh semangat kembali digelar sore hari di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, saat dua kelompok warga RW 04 dan RW 12 memamerkan keahlian melempar batu dan menyalakan petasan dalam ajang yang tampaknya makin sulit dibedakan dari pertandingan olahraga ekstrim.

Ajang yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB ini dipicu oleh “sinyal resmi” berupa suara petasan, yang menurut sumber terpercaya di lapangan, adalah bentuk salam pembuka dari RW 04 kepada RW 12.

Kapolsek Tebet, Kompol Iwan Gunawan, yang hadir sebagai wasit tidak resmi dalam laga ini, mengaku langsung turun ke TKP untuk menghentikan "pertunjukan spontanitas warga".
"Alhamdulillah, kami cepat ke TKP. Peserta langsung kita redam sebelum masuk babak semifinal," ujar Iwan dengan nada lega, Selasa (6/5).

Peralatan yang digunakan pun cukup bervariasi, mulai dari batu alam lokal hingga petasan impor, bahkan ada yang membawa senjata tajam sebagai bonus pertunjukan.

Meski seru, pertunjukan sore ini ditutup lebih cepat sekitar pukul 16.30 WIB. Tidak ada korban jiwa, hanya ego yang sedikit terluka.
"Sudah bubar, kita pukul mundur. Semoga mereka bisa cari hobi lain, kayak main catur atau rebana," tambah Kompol Iwan.

Polisi kini masih siaga di lokasi, sambil merancang pertemuan warga yang rencananya akan dikemas seperti talk show bertema “Tawuran: Warisan Budaya atau Salah Kaprah?”

Sebagai catatan, Manggarai memang dikenal sebagai kawasan kreatif yang kerap menghadirkan seni performatif dalam bentuk bentrokan massal. Beberapa hari lalu, pertunjukan serupa juga sempat digelar dan menimbulkan korban luka ringan, menandakan tingginya antusiasme warga terhadap kegiatan ini.

 

Komentar