Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:01
COMMUNITY

Prof Rokhmin Dahuri: Tanda Baiknya Islam Seseorang Meninggalkan yang Tak Bermanfaat

Prof Rokhmin Dahuri: Tanda Baiknya Islam Seseorang Meninggalkan yang Tak Bermanfaat
Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS bersama Dr. Pigoselpi Anas (istri)

ASKARA - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS menyampaikan pesan penting dari Hadits Kedua Belas dalam Syarah Hadits Arba'in yang berbicara tentang tanda baiknya Islam seseorang.

Beliau mengingatkan pentingnya memahami esensi hadis Rasulullah SAW yang berbunyi: "Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya." (HR. At-Tirmidzi)  

"Sebagai seorang muslim, meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat adalah cerminan dari keimanan yang kokoh dan pemahaman Islam yang baik," ujar Prof Rokhmin Dahuri dalam tausiyahnya, Selasa (9/4).

Beliau menekankan bahwa Islam mengajarkan kedisiplinan dan kebaikan dalam segala aspek, termasuk dalam memilih aktivitas yang bermanfaat dan jauh dari sia-sia. 

"Setiap Muslim hendaknya menghindari hal-hal yang tidak berguna dan menggantinya dengan sesuatu yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan sesama," tegasnya.

Pelajaran dari Hadis Rasulullah SAW 

Prof. Rokhmin Dahuri mengajak umat Islam untuk bersyukur kepada Allah SWT atas petunjuk-Nya, seraya berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut beberapa hikmah penting dari hadis ini:  

Pertama, Fokus pada Hal-Hal yang Mulia  

Seorang muslim sejati adalah dia menyibukkan dirinya dengan perkara-perkara yang mulia dan menjauhi perkara-perkara yang tidak berguna atau rendah yang tidak membawa kebaikan.  

Kedua, Meningkatkan Pendidikan Diri

Pendidikan bagi diri dan perawatannya dengan cara menghindari hal-hal yang tidak memberikan manfaat adalah salah satu cara merawat jiwa dan meningkatkan kualitas diri.  

Ketiga, Menjauhi Sia-Sia dan Menguatkan Iman

Dalam Islam, setiap detik waktu kita sangat berharga, menyibukkan diri dengan sesuatu yang tidak bermanfaat adalah kesia-siaan dan merupakan pertanda lemahnya iman.

Keempat, Memanfaatkan Waktu dengan Bijak

Anjuran untuk memanfaatkan waktu dengan sesuatu yang manfaatnya kembali kepada diri sendiri bagi dunia maupun akhirat.

Islam mengajarkan kita untuk memanfaatkan waktu dengan sesuatu yang bermanfaat, baik untuk kehidupan dunia maupun untuk akhirat.

Relevansi Hadis dalam Kehidupan Modern

Dalam keseharian yang penuh distraksi, pesan hadis ini semakin relevan. Umat Islam diajak untuk menyaring aktivitas sehari-hari, hanya melibatkan diri dalam hal-hal yang meningkatkan nilai spiritual, intelektual, dan sosial.  

Prof. Rokhmin Dahuri juga mengingatkan bahwa tanda seorang muslim yang baik adalah kemampuannya menggunakan waktu untuk hal-hal yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT sekaligus memberi manfaat bagi orang lain.  

"Semoga kita semua termasuk golongan yang mampu meninggalkan hal yang tidak berguna dan memanfaatkan waktu untuk menjadi insan yang lebih baik. Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah SWT," ujar Guru Besar IPB University itu.

Komentar