Selasa, 21 Juli 2026 | 22:49
NEWS

Dishub Sumut Rampcheck 690 Kendaraan, 322 Unit Wajib Perbaikan

Dishub Sumut Rampcheck 690 Kendaraan, 322 Unit Wajib Perbaikan
Dishub Sumut rampcheck 690 jendaraan, 322 unit wajib perbaikan (Dok Deddi)

ASKAR – Dinas Perhubungan Sumatera Utara (Dishub Sumut) bersama instansi terkait menggelar rampcheck kendaraan angkutan jalan dan kapal penyeberangan dalam dua tahap, yakni pada 25-27 Februari dan 22-24 Maret 2025. Pemeriksaan dilakukan di sejumlah terminal utama dan pelabuhan di Sumut guna memastikan kesiapan moda transportasi menjelang arus mudik Lebaran.

Dari total 690 kendaraan yang diperiksa, 322 unit dinyatakan memerlukan perbaikan sebelum diizinkan kembali beroperasi. Sementara itu, seluruh kapal yang diperiksa dinyatakan laik layar. Tes urine juga dilakukan terhadap pengemudi angkutan dan awak kapal, dengan hasil 18 sopir dan satu awak kapal terdeteksi positif narkoba.

"Kendaraan yang direkomendasikan perbaikan harus segera diperbaiki untuk mencegah kecelakaan selama arus mudik. Sedangkan sopir yang terindikasi narkoba akan menjalani asesmen oleh BNN sebelum diizinkan kembali bekerja," ujar Kadishub Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, di Medan, Rabu (26/3/2025).

Rampcheck kendaraan angkutan jalan dilakukan di Terminal Pinang Baris, Amplas, Lubuk Pakam, Kabanjahe, dan Padang Bulan Rantauprapat. Untuk kapal penyeberangan, pemeriksaan berlangsung di Dermaga Tao Toba, ASDP Ajibata, Tomok Tour, Tiga Raja, Pariwisata Ops Marihat Permai, Tiga Ras, Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu Balige, dan Pelabuhan Muara Taput.

Selain pengecekan kendaraan, tim gabungan juga melakukan tes kesehatan bagi sopir dan awak kapal untuk memastikan kondisi mereka prima saat bertugas.

Dishub Sumut bersama Ditlantas Polda Sumut, Dinas Kesehatan, BNN, Jasa Raharja, Organda, dan KSOP Danau Toba juga akan menggelar rampcheck tahap III pada 5-7 April 2025. Pemeriksaan ini mencakup inspeksi langsung ke pool bus pariwisata guna memastikan kesiapan angkutan Lebaran.

"Kami terus meningkatkan pengawasan agar kendaraan angkutan jalan dan kapal penyeberangan Danau Toba dalam kondisi laik operasi, demi keselamatan dan kenyamanan pemudik," tegas Agustinus.

 

 

Komentar