Seorang Guru Asal NTT Tewas dalam Kebakaran Usai Serangan KKB di Yahukimo
ASKARA – Seorang guru asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan meninggal dunia setelah terjebak dalam kebakaran yang terjadi di SD YPK Anggruk, Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kebakaran tersebut terjadi akibat serangan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Jumat (21/3/2025) sekitar pukul 17.00 WIT.
Menurut laporan, sekitar 20 orang anggota KKB, beberapa di antaranya bersenjata api, menyerang dan membakar sekolah tersebut. Mereka diduga marah setelah permintaan uang mereka ditolak oleh masyarakat Distrik Anggruk yang juga tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Serangan ini menyebabkan kepanikan di kalangan warga dan tenaga pendidik yang berada di lokasi. Sayangnya, seorang guru yang tengah berada di dalam bangunan tidak sempat menyelamatkan diri sebelum api melahap sekolah tersebut, sementara 8 lainnya luka-luka.
Aparat gabungan TNI-Polri telah dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mengejar pelaku. Situasi di Distrik Anggruk saat ini masih dalam pengawasan ketat untuk mencegah serangan susulan.
"Kami mengutuk keras aksi brutal ini dan akan melakukan langkah tegas untuk menangkap pelaku serta memastikan keamanan tenaga pendidik di Papua," ujar seorang pejabat keamanan setempat.
Tragedi ini menambah daftar panjang serangan KKB terhadap tenaga pendidik dan fasilitas pendidikan di Papua. Pemerintah diminta segera mengambil langkah konkret guna menjamin keselamatan para guru yang bertugas di wilayah rawan konflik.

Komentar