Rakorwil UMKM Jateng: Sinergi dan Distribusi Produk Demi Kemandirian Ekonomi
ASKARA - Dalam upaya memperkuat jaringan dan distribusi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Lembaga Pengembang UMKM PWM Jawa Tengah akan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bertajuk "Supply and Chain Produk UMKM Jawa Tengah". Acara ini akan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 22 Maret 2025, pukul 16.00-17.30 WIB.
Rakorwil ini bertujuan untuk membangun sistem jaringan distribusi yang lebih luas, mencakup pusat grosir, toko, serta warung retail milik BUMM (Badan Usaha Milik Muhammadiyah), AUM (Amal Usaha Muhammadiyah), dan warga persyarikatan. Selain itu, forum ini juga akan membahas pasokan bahan baku untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah di berbagai daerah.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pelaku UMKM di lingkungan Muhammadiyah, termasuk mereka yang tergabung dalam Ortom, Business Center SMK, dan koperasi sekolah, untuk saling bersinergi dalam memperluas jangkauan pasar. Dengan strategi yang tepat, para pelaku usaha dapat memperkuat ekosistem bisnis berbasis komunitas, sehingga tercipta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Di tengah dinamika pasar yang semakin kompetitif, kolaborasi antar-UMKM menjadi kunci utama dalam membangun daya saing dan meningkatkan kesejahteraan bersama. Melalui Rakorwil ini, diharapkan ada langkah konkret untuk memperkuat rantai pasok produk-produk unggulan lokal, sekaligus membuka peluang baru bagi UMKM untuk berkembang lebih jauh.
Bagi para pelaku UMKM di lingkungan Muhammadiyah yang ingin mengikuti Rakorwil ini, dapat bergabung melalui Zoom dengan ID 982 7361 3241 dan kode akses 132330. Kesempatan ini menjadi ajang strategis untuk membangun jejaring bisnis yang lebih luas, memperkuat kemandirian ekonomi umat, serta mewujudkan UMKM yang jujur, makmur, dan bahagia.
(Dwi Taufan Hidayat)

Komentar