Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:13
COMMUNITY

Tanda-Tanda Su'ul Khotimah dan Cara Menghindarinya

Tanda-Tanda Su'ul Khotimah dan Cara Menghindarinya
Ilustrasi

ASKARA - Setiap manusia menginginkan akhir kehidupan yang baik (ḥusnul khātimah), yakni wafat dalam keadaan beriman dan diridhai oleh Allah. Namun, ada sebagian orang yang justru mengakhiri hidupnya dengan keadaan buruk (su'ul khātimah), yakni wafat dalam keadaan maksiat atau kufur kepada Allah.

Abdul Haq al-Isybili رحمه الله berkata:

"Ketahuilah... su'ul khotimah tidak akan menimpa seseorang yang istiqomah secara lahir dan batinnya. Tidak pernah terdengar ataupun diketahui yang demikian, walillāhil-ḥamdu. Umumnya, su'ul khotimah akan menimpa seseorang yang rusak akidahnya atau terbiasa dengan dosa besar. Dia akan terus demikian sampai maut menjemput sebelum taubat. Kematian datang sebelum dia memperbaiki keadaannya. Ajal menghampiri sebelum dia kembali (kepada Allah). Setan berhasil memperdayanya pada waktu yang genting dan menyambarnya dalam keadaan yang mencekam."
(Al-Jawābul Kāfi, 391)

1. Penyebab Su'ul Khotimah
Allah telah memperingatkan manusia tentang akhir yang buruk bagi orang yang berpaling dari petunjuk-Nya:

1. Banyak Berbuat Dosa dan Menunda Taubat
Allah ﷻ berfirman:
وَلَيْسَتِ ٱلتَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ حَتَّىٰٓ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ ٱلْمَوْتُ قَالَ إِنِّى تُبْتُ ٱلْـَٰٔنَ
"Dan tidaklah taubat itu diterima dari orang-orang yang melakukan kejahatan, hingga ketika kematian datang kepada salah seorang dari mereka, (barulah) ia berkata: ‘Sesungguhnya sekarang aku bertaubat’...” (QS. An-Nisā’: 18)

2. Lalai dan Tertipu oleh Dunia
Banyak orang yang terbuai oleh dunia sehingga melupakan tujuan akhirat. Allah mengingatkan:
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَٰلُكُمْ وَلَآ أَوْلَٰدُكُمْ عَن ذِكْرِ ٱللَّهِ ۚ وَمَن يَفْعَلْ ذَٰلِكَ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَٰسِرُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah harta dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barang siapa berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang merugi." (QS. Al-Munāfiqūn: 9)

2. Cara Menghindari Su'ul Khotimah

1. Menjaga Keimanan dan Keistiqamahan
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالخَوَاتِيمِ
"Sesungguhnya amal itu tergantung pada akhirnya." (HR. Bukhari no. 6607)

Maka, hendaklah seorang Muslim selalu menjaga keistiqamahan dalam ibadah dan tidak meremehkan dosa sekecil apa pun.

2. Senantiasa Memohon Husnul Khotimah
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa untuk meminta akhir yang baik:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَارِنَا آخِرَهَا، وَخَيْرَ أَعْمَالِنَا خَوَاتِيمَهَا، وَخَيْرَ أَيَّامِنَا يَوْمَ نَلْقَاكَ
"Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku di penghujungnya, sebaik-baik amalku di akhirnya, dan sebaik-baik hariku adalah hari aku berjumpa dengan-Mu." (HR. Ibnu Hibban)

Kesimpulan
Su'ul khotimah bukanlah sesuatu yang terjadi tiba-tiba, melainkan akibat dari kehidupan yang jauh dari Allah. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga iman, meninggalkan maksiat, dan memperbanyak taubat. Semoga Allah ﷻ memberikan kita akhir hidup yang baik dalam keadaan iman dan Islam.

اللهم اختم لنا بخير، واجعل آخر كلامنا لا إله إلا الله محمد رسول الله

"Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan kebaikan, dan jadikanlah ucapan terakhir kami di dunia: Lā ilāha illallāh, Muḥammadur Rasūlullāh."

آمِيْن يَا رَبَّ العَالَمِيْن

Dwi Taufan Hidayat

Komentar