Kamis, 04 Juni 2026 | 07:57
COMMUNITY

Senam Osteoporosis Bersama Perwatusi Palembang, Ajak Emak-Emak Hidup Sehat

Senam Osteoporosis Bersama Perwatusi Palembang, Ajak Emak-Emak Hidup Sehat
Peserta senam sehat osteporosis foto bersama (Dok Lesty)

ASKARA – Pengurus Perhimpunan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Palembang, Lesty Nuraini, kembali menggelar kegiatan rutin senam osteoporosis bersama komunitas Emak-Emak Belagak RT 22, Lebak Murni, Palembang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kaum ibu, tentang pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak dini.

Senam osteoporosis dilaksanakan setiap hari Minggu, mulai pukul 06.30 WIB di Lapangan Perumdam Lebak Murni, RT 22 RW 009, Sako, Palembang. Acara ini terbuka untuk semua emak-emak yang ingin menjaga kesehatan tubuh dan mencegah risiko osteoporosis.

Lesty Nuraini mengajak seluruh warga, khususnya para ibu, untuk aktif bergerak demi menjaga kepadatan tulang. "Dengan rutin berolahraga, kita bisa mencegah osteoporosis dan tetap bugar. Mari kita jadikan senam ini sebagai gaya hidup sehat bersama," ujarnya, Minggu (16/2).

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga sekitar. Senam yang dipandu oleh instruktur berpengalaman akan diisi dengan gerakan-gerakan sederhana namun efektif untuk memperkuat tulang dan sendi. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan bagi para peserta.

Dengan semangat Ayoo! Kita bergerak bersama, sehat bersama!, Perwatusi Palembang berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan tulang. Ke depan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin guna menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan aktif.

Ketua Umum Perwatusi, Anita A. Hutagalung, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran dalam mendampingi masyarakat peduli tulang kuat di seluruh Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan organisasi melalui KPOP (Komunitas Peduli Osteoporosis Perwatusi) agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis.

 

Komentar