Bluesfest 2025: Tom Morello & Electric Cadillac Siap Guncang Panggung
ASKARA - Dengan April yang semakin dekat, Bluesfest 2025 resmi melengkapi daftar artisnya dengan dua tambahan besar: Tom Morello, ikon gitar dari Rage Against The Machine dan Audioslave, serta band blues-rock asal Indonesia, Electric Cadillac.
Festival ini akan digelar pada 17-20 April 2025 di Byron Events Farm, Tyagarah, dengan menghadirkan deretan musisi papan atas. Morello, yang juga tergabung dalam Prophets of Rage dan pernah tur bersama Bruce Springsteen’s E-Street Band, merilis lagu solo "Soldier In The Army Of Love" tahun lalu dan saat ini tengah mengerjakan album baru.
Penambahan ini semakin memperkuat jajaran artis yang sudah diumumkan sebelumnya, termasuk Chaka Khan, Toto, Christopher Cross, Crowded House, Gary Clark Jr, Allison Russell, dan banyak lagi.
Selain tampil di Bluesfest 2025, Electric Cadillac bersama Ade Irawan, pianis difabel asal Indonesia, juga akan melangsungkan tur ke Australia. Mereka dijadwalkan tampil di festival blues dunia di Brisbane, Australia, pada April 2025. Kehadiran mereka di panggung internasional menjadi bukti bahwa musisi Indonesia mampu bersaing di kancah global.
Sebelumnya, Electric Cadillac telah mencetak sejarah sebagai band blues asal Jakarta pertama yang tampil di Byron Bay Bluesfest 2023, Australia. Mereka diundang ke festival tersebut berkat lagu "Blueshood", yang dirilis pada 2019. Bertepatan dengan penampilan mereka di Byron Bay Blues Festival, Electric Cadillac juga meluncurkan single anyar "Get To Know Me Better".
Electric Cadillac merupakan band blues-rock asal Jakarta yang terdiri dari Kongko Bangun Pambudi (gitar/vokal), Handy Salim (drum), Angga Pratama (bas), dan Ade Irawan (kibor). Musik mereka mengusung hybrid of blues, kombinasi Chicago blues dengan soul, funk, dan rock. Sejarah Electric Cadillac dimulai pada 2008, ketika mereka pertama kali mengukir debut panggungnya dan terus berkembang hingga kini dikenal di kancah internasional.
Dalam pengumuman terbaru, pihak penyelenggara juga mengungkapkan bahwa lebih dari 90% tiket telah terjual, dengan sisa kuota yang diperkirakan akan habis dalam beberapa minggu ke depan.
Sempat diprediksi menjadi gelaran terakhir, antusiasme tinggi terhadap Bluesfest 2025 membuat Direktur Festival, Peter Noble, mengubah keputusan tersebut pada Desember lalu. “Kami mungkin festival dengan penjualan terbaik di Australia saat ini. Ini menunjukkan bahwa orang-orang masih peduli dengan acara dan budaya,” ujarnya.
Sejak pertama kali digelar pada 1990, Bluesfest telah berkembang menjadi festival yang diakui secara internasional, mendapatkan penghargaan di NSW Tourism Awards, Helpmann Awards, Pollstar Awards, dan lainnya.
Dengan line-up yang kini lengkap dan April semakin dekat, festival ini siap menyuguhkan pengalaman musik tak terlupakan. Jangan sampai ketinggalan!

Komentar