Kamis, 04 Juni 2026 | 10:07
NEWS

DPU Semarang Gencarkan Perbaikan Jalan, Gunakan Strategi Jitu

DPU Semarang Gencarkan Perbaikan Jalan, Gunakan Strategi Jitu
Perbaikan jalan (Dok DPU Smg)

ASKARA – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dengan berbagai metode perbaikan. Kepala DPU Kota Semarang, Soewarto, menyatakan bahwa pihaknya menggunakan teknik Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) dan metode manual lontang-lanting untuk menangani jalan berlubang. Perbaikan dilakukan bertahap dan akan berlanjut dalam beberapa minggu ke depan demi kenyamanan pengguna jalan.

Strategi Perbaikan Jalan

Dalam menentukan metode perbaikan, DPU Kota Semarang mempertimbangkan faktor cuaca dan jenis perkerasan jalan. Aspal dipilih karena fleksibel, tetapi rentan terhadap genangan air, sedangkan beton lebih tahan lama namun berbiaya tinggi. Oleh karena itu, kombinasi aspal dan beton diterapkan sesuai kebutuhan di setiap lokasi.
"Soal perbaikan jalan, tantangan utamanya adalah musim hujan. Aspal mudah rusak kalau sering tergenang air. Makanya, kami prioritaskan perbaikan di musim kemarau agar hasilnya lebih optimal," ujar Soewarto, Jumat (14/2).

Lokasi Prioritas Perbaikan

Sejumlah titik jalan yang telah diperbaiki meliputi, Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda, Jalan Prof. Hamka, Jalan Piere Tendean, Jalan KH Ahmad Dahlan, Gombel Lama, Kawasan Simongan, Jalan-jalan kecil di berbagai titik seperti Grafika

Selain itu, DPU Kota Semarang menggelar rapat koordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) guna menyusun strategi peningkatan jalan di wilayah Gunungpati dan area lain yang telah didata.

Anggaran Perbaikan Jalan

Pemeliharaan jalan telah dialokasikan dalam APBD 2025 untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat. DPU Kota Semarang menegaskan bahwa anggaran ini akan digunakan secara optimal demi perawatan dan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai titik prioritas.

Pembagian Kewenangan Jalan

DPU Kota Semarang juga mengedukasi masyarakat mengenai kewenangan jalan guna mempercepat proses perbaikan. Pembagian kewenangan tersebut meliputi, Jalan Lingkungan: Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Jalan Kota: DPU Kota Semarang, Jalan Provinsi: Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Jalan Nasional: Balai Besar Jalan Nasional

Masyarakat diharapkan dapat melaporkan kondisi jalan ke instansi yang sesuai agar perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Komitmen Pemkot Semarang

Pemkot Semarang berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur jalan dengan strategi yang matang. Perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas, anggaran, dan kondisi lapangan.
"Dengan strategi yang tepat, kualitas jalan di Kota Semarang diharapkan terus meningkat, sehingga masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman," tutup Soewarto.

 

 

Komentar