Oknum Polisi Kejar Sopir Box di Tol Kramasan, Tuding Bawa Sabu, Ternyata Pisang
ASKARA - Seorang oknum polisi diduga melakukan pengejaran terhadap seorang sopir truk box hingga Gerbang Tol Kramasan. Kejadian ini menjadi viral setelah akun media sosial Top Jabar mengunggahnya pada Kamis (6/2). Dalam video yang beredar, terlihat sopir tersebut bersikeras tidak terima diberhentikan oleh oknum polisi.
Oknum polisi tersebut menuduh sang sopir membawa sabu, sehingga memaksanya berhenti untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, ketika box truk dibuka, isinya ternyata hanya pisang. Sopir yang merasa tidak bersalah pun mempertanyakan alasan penuduhan tersebut.
Dalam video itu, sopir menyatakan bahwa surat-surat kendaraannya lengkap dan ia tidak melanggar aturan lalu lintas. Ia merasa diperlakukan tidak adil karena dihentikan secara paksa tanpa dasar yang jelas. Situasi semakin memanas ketika sang sopir dan oknum polisi terlibat adu mulut.
Anak kecil yang ikut bersama sopir terlihat menangis saat menyaksikan perdebatan tersebut. Diduga, anak itu merasa ketakutan dengan situasi yang terjadi. Beberapa warga yang berada di lokasi mencoba menenangkan keadaan, namun perdebatan masih berlangsung.
Video ini pun menuai berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan oknum polisi yang diduga bertindak sewenang-wenang tanpa bukti yang jelas. Beberapa komentar juga menyoroti cara aparat dalam menangani dugaan pelanggaran hukum di jalan raya.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. Publik pun menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai alasan pengejaran dan tuduhan yang dialamatkan kepada sopir truk tersebut.

Komentar