Kamis, 04 Juni 2026 | 08:27
NEWS

Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Prof. Rokhmin Dahuri: Akhlak Mulia Sebagai Landasan Pembangunan Bangsa

Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Prof. Rokhmin Dahuri: Akhlak Mulia Sebagai Landasan Pembangunan Bangsa
Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS

ASKARA - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengadakan acara pelantikan rektor untuk masa jabatan 2024-2028, Arif Nurudin M.T di Convention hall UMC, jl Fatahillah Watubelah, Cirebon, Selasa, 31 Desember 2024. Dihadiri anggota Komisi IV DPR RI, 
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS, termasuk pimpinan Muhammadiyah, perwakilan dari pemerintah daerah, dosen dan tenaga kependidikan, serta mahasiswa dan stakeholder lainnya. Kehadiran Prof. Rokhmin dalam acara tersebut menambah nilai penting bagi momen pelantikan ini, mengingat beliau merupakan sosok yang berpengalaman dalam bidang pendidikan, pembangunan, dan sumber daya alam.

Sebagai narasumber utama, Prof. Rokhmin Dahuri menyampaikan pesan-pesan penting mengenai peran universitas dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas yang dapat berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Beliau menegaskan pentingnya pendidikan yang berbasis akhlak mulia dan iman takwa, serta kontribusi besar yang diberikan oleh Muhammadiyah dan organisasi-organisasi masyarakat (ormas) lainnya dalam mencerdaskan bangsa.

Prof. Rokhmin Dahuri menyoroti bahwa salah satu hal yang hilang dari bangsa ini adalah akhlak mulia. Menurutnya, akhlak mulia adalah kunci utama dalam mewujudkan keberhasilan bangsa dalam berbagai aspek kehidupan. 

Beliau menegaskan bahwa untuk membangun bangsa yang maju dan bermartabat, kita harus mengedepankan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter baik dan beriman.

"Bangsa ini membutuhkan lebih dari sekadar kemajuan di bidang teknologi dan ekonomi. Yang paling penting adalah akhlak mulia. Tanpa akhlak yang baik, kemajuan di bidang lain akan sia-sia. Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan takwa," ujar Guru Besar Manajemen Pembangunan Pesisir dan Lautan-IPB University itu.

Beliau menyatakan bahwa meskipun Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah dan potensi manusia yang besar, namun tanpa akhlak yang baik, negara ini akan kesulitan untuk mencapai kemajuan yang sejati. 

Dalam kesempatan tersebut, Dosen Kehormatan Mokpo National University Korea Selatan itu memberikan penghargaan tinggi  sumbangan Muhammadiyah dalam mencerdaskan bangsa. Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, yang telah berkontribusi tidak hanya dalam pendidikan tetapi juga dalam penguatan iman dan takwa. 

Ia meyakini bahwa sumbangan Muhammadiyah dan seluruh ormasnya sangat besar dalam mencerdaskan bangsa, terutama melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai agama, yang tidak hanya mengutamakan kecerdasan intelektual tetapi juga karakter yang baik.

"Muhammadiyah telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mencerdaskan bangsa. Namun, lebih dari itu, Muhammadiyah juga berperan penting dalam menguatkan iman dan takwa," tuturnya.

"Pendidikan yang diberikan oleh Muhammadiyah, tidak hanya untuk menciptakan orang yang cerdas, tetapi juga orang yang berakhlak mulia dan berjiwa sosial," tambah Ketua Dewan Pakar MAPORINA itu.

Membentuk Karakter dan Akhlak

Sebagai seorang yang sangat peduli terhadap kualitas pendidikan nasional, Prof. Rokhmin Dahuri menekankan bahwa pendidikan yang berbasis pada nilai agama sangat penting dalam membentuk karakter bangsa. Beliau berharap, UMC di bawah kepemimpinan Rektor  dapat memperkuat visi pendidikan yang tidak hanya mengutamakan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun akhlak yang baik, nilai moral, dan kepedulian sosial.

"Pendidikan yang kita jalankan harus mencetak manusia yang berilmu dan berakhlak mulia. Inilah tugas utama kita sebagai bangsa, untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh dan berjiwa sosial," ungkap Prof. Rokhmin Dahuri.

Harapan untuk Masa Depan Bangsa

Sebagai bagian dari gerakan Muhammadiyah, UMC diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki komitmen moral yang kuat dalam membangun Indonesia. 

Dia menegaskan, UMC akan menjadi pusat pendidikan yang mencetak para pemimpin masa depan yang berdaya saing global dan berkarakter mulia. "Saya yakin dengan semangat dan komitmen yang ada di Muhammadiyah, kita akan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, yang siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa ini," ujar Prof. Rokhmin Dahuri.

Prof. Rokhmin Dahuri mengungkapkan bahwa dengan kepemimpinan rektor yang baru, Universitas Muhammadiyah Cirebon diharapkan dapat terus berkembang menjadi universitas unggul yang tidak hanya mencetak mahasiswa berprestasi,  tetapi juga berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional. 

Beliau juga berharap agar UMC dapat terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan dan perekonomian di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Di bawah kepemimpinan yang baru, diharapkan UMC akan terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang lebih maju, berprestasi, dan berperan aktif  dalam membangun masyarakat dan perekonomian Indonesia, khususnya di wilayah Cirebon. 

Dengan semangat dan komitmen yang kuat, UMC akan semakin berkembang, mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif untuk masyarakat dan bangsa. "Semoga acara pelantikan ini membawa berkah dan kemajuan bagi UMC, serta mendukung visi dan misi pendidikan yang lebih baik di Indonesia," ucap Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001 - 2004 itu.

Komentar