Senin, 15 Juni 2026 | 19:48
OPINI

Pancaran Kasih: Cahaya yang Menyatukan Kehidupan

Pancaran Kasih: Cahaya yang Menyatukan Kehidupan
Pancaran kasih Tuhan seperti cahaya yang menyatukan kehidupan (Dok JGC)

ASKARA - Kasih adalah anugerah ilahi yang turun dari langit ke bumi, membawa pancaran cahaya yang menerangi hati manusia. Ia hadir untuk mengingatkan kita bahwa hidup tidak hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang bagaimana kita saling berbagi kebaikan dengan sesama. Dalam setiap pancaran kasih, tersimpan kekuatan untuk mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik dan penuh kedamaian.

Kasih sejati melampaui batas-batas yang diciptakan manusia. Ia tidak mengenal perbedaan agama, suku, budaya, atau status sosial. Prinsip "kasih semua tanpa batas" dan "kasih tanpa batas untuk semua" menjadi landasan utama untuk menciptakan kehidupan yang harmonis. Kasih adalah bahasa universal yang dapat dipahami oleh semua orang, tanpa perlu kata-kata.

Dengan kasih, kita belajar untuk menghargai keberagaman dan memperkuat persatuan. Kasih tidak hanya menjadi perasaan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata: memberi tanpa berharap kembali, mendukung tanpa memandang latar belakang, dan membantu dengan tulus. Dalam kasih, tidak ada ruang untuk kebencian, iri hati, atau prasangka.

Oleh karena itu, mari jadikan kasih sebagai dasar dalam setiap langkah hidup kita. Biarlah pancaran cahaya kasih menuntun hati kita untuk terus memberi yang terbaik kepada sesama. Dunia yang penuh kasih adalah dunia yang damai, adil, dan sejahtera. Dengan hidup dalam kasih, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada sesama, tetapi juga kepada Sang Pencipta yang menjadi sumber kasih itu sendiri.

 

John Gluba Gebze

Tokoh Masyarakat Papua Selatan

 

 

Komentar