Kamis, 04 Juni 2026 | 07:50
COMMUNITY

Drama Kolosal Aki Tirem Hidupkan Sejarah dan Budaya

Drama Kolosal Aki Tirem Hidupkan Sejarah dan Budaya
Ketua KB-FKPPI Jakarta Utara foto bersama anggota (Dok FKPPI-JU)

ASKARA – Yayasan Pembina Teater menggelar pementasan drama kolosal bertajuk Aki Tirem di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Jumat (20/12). Acara ini menjadi bukti komitmen nyata dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya serta sejarah lokal yang semakin terkikis oleh kemajuan zaman.

Menurut Iwan Iryansyah Setiawan, Ketua KB-FKPPI Jakarta Utara sekaligus Dewan Penasehat PERKAPJU, pementasan ini memiliki makna positif karena tidak hanya menyuguhkan seni dan budaya, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi. “Bila melihat latar belakang pementasan drama kolosal ini, relevansinya sangat penting sebagai upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga dan menghargai peninggalan sejarah,” jelasnya.

Iwan menambahkan bahwa pementasan ini merupakan implementasi konkret untuk merasakan dan menghayati semangat perjuangan dan kearifan lokal. “Pagelaran ini menjadi langkah nyata untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan sejarah dalam format yang dapat dinikmati masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.

Ia pun berharap acara ini menjadi media edukasi yang efektif dan menyenangkan bagi generasi muda, sehingga mereka dapat mengenal lebih dalam nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa. “Kepada para seniman dan budayawan yang terlibat aktif dalam pagelaran ini, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan karya mereka,” tambah Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menekankan bahwa melalui karya seni seperti Aki Tirem, upaya melestarikan nilai sejarah dan menanamkan kecintaan terhadap budaya di kalangan generasi muda dapat dilakukan. Ia juga menyampaikan harapannya agar para pemimpin dan tokoh masyarakat, termasuk anggota DPRD, pejabat Pemprov, pejabat TNI-Polri, pengusaha, dan lainnya yang hadir dalam pementasan ini, turut mendukung pelestarian budaya.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan sejarah serta budaya kita agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Terlebih di era kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat, kita harus menjaga anak-anak kita dari dampak negatifnya,” tegas Iwan. Ia juga menyoroti bahwa kegiatan ini memiliki potensi sebagai prospek bisnis dan program kerja jangka panjang yang penting.

Pagelaran Aki Tirem diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan semangat kebudayaan dan pengingat bagi masyarakat untuk terus memelihara kekayaan sejarah bangsa.

 

 

Komentar