Kamis, 23 Juli 2026 | 07:06
LIFESTYLE

Jangan Sembarangan Pijat Lehar, Neck Twist, Waspadai Cedera Serius

Jangan Sembarangan Pijat Lehar, Neck Twist, Waspadai Cedera Serius
Ilustrasi sakit leher (Dok halodok)

ASKARA - Teknik pijat "neck twist" atau manipulasi leher yang melibatkan gerakan memutar atau meregangkan leher sering dianggap efektif untuk meredakan nyeri atau kekakuan. Namun, teknik ini memiliki risiko yang tidak bisa diabaikan, terutama jika dilakukan oleh orang yang tidak memiliki keahlian medis atau pijat profesional.

Pakar kesehatan mengingatkan bahwa manipulasi leher yang tidak tepat dapat menyebabkan berbagai efek negatif, mulai dari cedera ringan hingga komplikasi serius. Salah satu risiko terbesar adalah kerusakan pada pembuluh darah leher, seperti robekan pada arteri vertebralis, yang dapat memicu stroke. Selain itu, teknik ini juga dapat memicu:

1. Cedera Saraf: Gerakan yang terlalu kasar atau salah arah dapat menekan atau merusak saraf di sekitar leher.

2. Nyeri Otot yang Memburuk: Alih-alih meredakan, teknik yang salah justru dapat memperburuk ketegangan otot.

3. Gangguan Sendi: Manipulasi berlebihan bisa menyebabkan dislokasi atau pergeseran sendi leher.

4. Pusing dan Vertigo: Tekanan pada leher yang salah dapat memengaruhi aliran darah ke otak, memicu rasa pusing.

Manipulasi leher, termasuk teknik neck twist, sebaiknya dilakukan oleh terapis berlisensi atau ahli kiropraktik yang sudah terlatih. Leher adalah bagian tubuh yang sangat sensitif karena terdapat pembuluh darah besar dan saraf penting. Jika dilakukan sembarangan, risikonya sangat berbahaya.

Hindari manipulasi leher jika Anda memiliki riwayat hipertensi, osteoporosis, atau gangguan pembuluh darah. Jika mengalami nyeri leher yang berkepanjangan, segera konsultasikan dengan dokter.

Dengan memahami risikonya, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih metode terapi leher demi menjaga kesehatan dan menghindari komplikasi serius.

 

 

Komentar