Senin, 15 Juni 2026 | 17:32
COMMUNITY

Pemuda Kristen Jakarta Kecam Pernyataan Maruarar Sirait Soal Pemilih Nonmuslim di Pilkada DKI

Pemuda Kristen Jakarta Kecam Pernyataan Maruarar Sirait Soal Pemilih Nonmuslim di Pilkada DKI
Pemuda Kristen Jakarta kecam pernyataan Maruarar Sirait soal pemilih nonmuslim di Pilkada DKI (Dok Pemuda Kristen)

ASKARA - Pemuda Kristen Jakarta mengecam pernyataan Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, terkait dugaan peralihan dukungan pemilih nonmuslim kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono.

Ketua Pemuda Kristen Jakarta, Valdi Hallatu, menilai pernyataan Maruarar bermotif SARA dan berpotensi menimbulkan polemik di masyarakat. Menurut Valdi, pernyataan tersebut menduga kalangan nonmuslim mulai meninggalkan pasangan Pramono-Rano karena dukungan yang diterima dari mantan Gubernur Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

"Pernyataan ini berpotensi memecah belah masyarakat dan mengganggu kerukunan antarumat beragama," ujar Valdi, Senin (25/11).

Valdi meminta Kabinet Merah Putih lebih fokus menunjukkan kinerja nyata, khususnya dalam 100 hari pertama pemerintahan, daripada mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu polarisasi.

"Ketiga pasangan calon di Pilkada DKI telah menunjukkan komitmen membangun Jakarta yang inklusif. Oleh karena itu, pernyataan seperti ini tidak seharusnya muncul dari seorang pejabat negara," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar semua pihak, terutama pejabat negara, menjaga sikap dan tutur kata demi mencegah keresahan di masyarakat. "Pemuda Kristen Jakarta mendukung upaya bersama untuk menciptakan Jakarta yang inklusif dan harmonis," tutupnya.

Terpisah, Sekjen Barikade Gus Dur, Pasang Haro Rajagukguk juga menyatakan penyesalannya terhadal statemen Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait.

"Saya selaku Sekjen Barikade Gus Dur juga mengecam pernyataan seorang menteri yang notabene pejabat publik yang makan gaji dari pajak keringat rakyat, tapi pernyataannya berpotensi menjurus ke SARA. Semoga dia bertobat," tukas Pasang Haro

 

Komentar