Rabu, 17 Juni 2026 | 18:16
OPINI

Merayakan Kuasa Raja Semesta

Merayakan Kuasa Raja Semesta
Ilustrasi (Dok Rm Yos)

ASKARA - Perayaan Kristus Raja Semesta Alam (PKRSA) pertama kali dirayakan pada 31 Oktober 1926 oleh Paus Pius XI melalui ensiklik Quas Primas. Ensiklik tersebut mengingatkan bahwa kuasa Kristus sebagai Raja Semesta Alam melampaui semua kerajaan dunia dan menginspirasi kehidupan beriman untuk menjadikan Kristus sebagai Raja, yaitu pusat kehidupan moral dan sosial.

Pada tahun 1969, reformasi liturgi memindahkan perayaan ini ke hari Minggu terakhir dalam tahun liturgi, tepat sebelum masa Adven dimulai.

Latar belakang perayaan ini muncul dari situasi pasca Perang Dunia I. Tragedi kemanusiaan terbesar kala itu bukan hanya akibat perang, tetapi juga akibat merosotnya nilai-nilai kemanusiaan. Manusia perlu dikembalikan sebagai makhluk spiritual yang tidak terpasung oleh ideologi sekularisme, totalitarianisme atas nama negara, serta ideologi fasisme dan komunisme yang semakin meminggirkan agama dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

PKRSA mengajak umat untuk memperbarui komitmen kepada Kristus. Perayaan ini menghadirkan kebebasan yang terjamin karena kebenaran Yesus Kristus sebagai Penguasa Semesta Alam.

Salam sehat, limpah berkat.

 

 

Komentar