Warung Mbok Yem: Warteg Tertinggi di Dunia, Ikon Gunung Lawu
ASKARA - Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi salah satu destinasi favorit pendaki Indonesia. Selain panorama alam yang memukau, puncak gunung ini memiliki daya tarik unik, dengan adanya warung makan tertinggi di Indonesia yang dikelola oleh seorang wanita bernama Wakiyem atau akrab disapa Mbok Yem.
Mbok Yem, kini berusia 63 tahun, telah menjadi legenda di kalangan pendaki. Sosoknya mulai dikenal luas sejak namanya diberitakan media pada tahun 2018, meskipun warungnya sendiri telah berdiri sejak tahun 1980-an. Letaknya yang tak biasa, di ketinggian 3.150 meter di atas permukaan laut (mdpl), hanya terpaut 115 mdpl dari puncak Gunung Lawu, menjadikan warung ini istimewa.
Warung sederhana yang dibangun dengan dinding kayu ini menawarkan makanan dan minuman hangat bagi para pendaki yang lelah. Tanpa hiasan atau cat dinding, kesederhanaannya mencerminkan jiwa sang pemilik yang tulus melayani siapa saja yang singgah.
Hery Latu, seorang pendaki senior dari komunitas Elpala Jakarta, menyebutkan bahwa warung Mbok Yem mungkin merupakan warteg tertinggi di Indonesia. "Warung Mbok Yem ini berada di sekitar 3.150 mdpl. Saya rasa belum ada warteg lain yang menyaingi lokasinya," ujar Hery yang mendaki bersama Agus Senato dan Bakti, Kamis (21/11).
Bagi para pendaki, Mbok Yem tidak hanya dikenal sebagai penjaga warung tetapi juga sebagai sosok ibu yang memberikan kehangatan di tengah dinginnya puncak Lawu. "Makanan hangat Mbok Yem di sini seperti pelukan untuk kami yang mendaki," ucap salah satu pendaki dari Mapala UI, Taufan Novriyanda.
Warung Mbok Yem tidak hanya menjadi tempat mengisi tenaga tetapi juga simbol ketekunan dan dedikasi. Di usia yang tak lagi muda, Mbok Yem terus melayani para pendaki, menjadikan warungnya sebagai legenda yang tak tergantikan di puncak Gunung Lawu.

Komentar