Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:26
COMMUNITY

Khataman Al-Qur'an Akbar VI, Momentum Teguhkan Istiqomah Bersama Al-Qur'an

Khataman Al-Qur'an Akbar VI, Momentum Teguhkan Istiqomah Bersama Al-Qur'an
Khataman Al-Qur'an Akbar VI

ASKARA – Majlis Khotmil Qur’an Masjid Ar-Rahmah menggelar acara Khataman Al-Qur’an Akbar VI pada Ahad pagi, dengan diikuti sekitar 200 peserta. Acara yang dipimpin oleh Ust. Ahmad Jaeni dan Ust. Fathuri Mumtaza ini berlangsung dengan penuh khidmat dan khusuk. Tak hanya dihadiri oleh masyarakat sekitar, acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua MUI Kecamatan Cileungsi, KH. Sarta, bersama sejumlah pengurus yayasan dan tokoh masyarakat setempat, termasuk pengurus RW dan RT.

Khataman kali ini menjadi momen penting dalam memperteguh istiqomah bersama Al-Qur’an. Kegiatan ini juga menandai keberhasilan Kelompok 18 dalam menyelesaikan 30 juz Al-Qur'an selama 30 minggu.

Perkembangan Majlis Khotmil Qur'an
Pembina Majlis Khotmil Qur’an, Ust. Ahmad Jaeni, menjelaskan bahwa majlis ini telah terbentuk sejak masa pandemi COVID-19 dan telah berhasil menghimpun banyak peserta. Saat ini, Majlis Khotmil Qur’an telah memiliki 19 kelompok khataman yang anggotanya berasal dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Perumahan Duta Mekar Asri, tetapi juga dari kecamatan-kecamatan sekitar Cileungsi, bahkan dari luar daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.

Komitmen Yayasan Ar-Rahmah
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Ar-Rahmah, Ust. Fathuri Mumtaza, menegaskan bahwa yayasan berkomitmen penuh untuk mendukung kegiatan Majlis Khotmil Qur’an. Ia juga berharap ada program-program baru yang dapat dikembangkan untuk memperluas manfaat kegiatan ini bagi masyarakat luas.

Tausyiyah dari Dr. KH. Ali Nurudin
Pada acara tersebut, Dr. KH. Ali Nurudin, Wakil Rektor III Universitas PTIQ Jakarta, menyampaikan tausyiyah yang mengingatkan jamaah akan betapa besar pengaruh Al-Qur’an dalam kehidupan umat Islam. Beliau menjelaskan bahwa semua yang bersentuhan dengan Al-Qur’an akan menjadi mulia, dan memberikan contoh seperti Makkah dan Madinah yang menjadi kota suci setelah Al-Qur’an diturunkan di sana. Begitu pula, Ramadhan menjadi bulan yang paling mulia setelah Al-Qur’an diturunkan pada bulan tersebut.

Dr. KH. Ali juga menekankan bahwa Nabi Muhammad SAW menjadi pemimpin para rasul karena diturunkannya Al-Qur’an kepadanya. "Al-Qur’an adalah anugerah terbesar dari Allah yang membawa kebahagiaan dan ketenangan hidup bagi siapa saja yang istiqomah membacanya," ujar beliau.

Pemberian Hadiah Mushaf Al-Qur'an
Sebagai bentuk apresiasi, 42 Mushaf Al-Qur'an dibagikan kepada para peserta yang telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an pada kegiatan ini.

Komentar