Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06
COMMUNITY

Ketua Carateker PWI Bangka Tengah, Herdian Farid Effendi, Berpulang

Ketua Carateker PWI Bangka Tengah, Herdian Farid Effendi, Berpulang
Ketua Carateker PWI Bangka Tengah, Herdian Farid Effendi, berpulang (Dok PWI Babel)

ASKARA – Kabar duka datang dari keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ketua Carateker PWI Kabupaten Bangka Tengah, Herdian Farid Effendi, meninggal dunia pada usia 43 tahun. Almarhum yang juga wartawan wowbabel.com mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 17 November 2024, menjelang siang.

Herdian Farid Effendi, yang akrab disapa Farid, merupakan alumnus SMAN 1 Koba dan Jurusan Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia, Bandung, Jawa Barat. Ia juga tercatat sebagai alumnus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Kabar duka ini disampaikan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI Babel, Wahyu Kurniawan.

"Kita berduka, sahabat kita yang baik, Farid, meninggal dunia. Jenazahnya masih di RSU," ujar Wahyu dengan suara terbata-bata melalui sambungan telepon, Minggu (17/11/2024) pukul 11.15 WIB.

Jenazah Farid telah dibawa ke rumah duka di Air Itam, Pangkalpinang. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di pemakaman umum Bacang Air Itam usai salat asar.

Sosok Bersahaja yang Dikenang Banyak Orang

Farid dikenal sebagai pribadi bersahaja dan menyenangkan. Sekretaris PWI Babel, Fakhruddin Halim, mengungkapkan bahwa almarhum baru saja hadir dalam peluncuran buku Mengeja Laut serta diskusi Pilkada Damai, Anti Hoaks yang digelar di Aula Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, pada Sabtu (16/11/2024).

"Beliau mengenakan kaos Mengeja Laut dari panitia dan duduk di barisan paling depan sayap kiri. Kami sempat mengobrol sebentar setelah acara. Almarhum pamit lebih dulu karena ada urusan lain," kenang Fakhruddin.

Menurutnya, Farid adalah sosok yang tegas dalam prinsip namun selalu terbuka untuk berdialog.

"Almarhum tidak pernah meninggalkan salat dan menjadi teladan bagi banyak orang. Kami merasa sangat kehilangan. Semoga Almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," tambah Fakhruddin.

Ketua PWI Babel, M Fathurrakhman, yang akrab disapa Boy, juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.

"Keluarga besar PWI Babel berkabung. Almarhum adalah pribadi yang baik, pandai bergaul, dan memegang prinsip kebenaran. Semoga Allah SWT mengampuni dosanya dan menerima amal ibadahnya. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya," ujar Boy.

Ucapan belasungkawa mengalir deras di grup WhatsApp PWI Babel sejak kabar duka ini tersebar. Doa dan kenangan akan sosok almarhum terus disampaikan oleh rekan-rekan sejawatnya.

Selamat jalan, kawan. Semoga tenang di sisi-Nya. Aamiin.

 

 

Komentar