Kamis, 04 Juni 2026 | 10:45
COMMUNITY

Lomba Esai Nasional (LEN) 2024: ASJB Menampung Aspirasi Orang Muda

Lomba Esai Nasional (LEN) 2024: ASJB Menampung Aspirasi Orang Muda
Lomba Esai Nasional (LEN) 2024, ASJB menampung aspirasi orang muda (Dok Teguh)

ASKARA - Penyelenggaraan Dies Natalis ke-100 Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan panjang dan kontribusi FHUI dalam pengembangan hukum di Indonesia. Mengambil momentum ini, Perkumpulan Alumni SMA Jakarta Bersatu (ASJB) bekerja sama dengan ILUNI UI dan FHUI menyelenggarakan lomba esai yang mengangkat pandangan orang muda tentang hukum di Indonesia. Lomba esai ini terbuka untuk mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum dengan tema “Kritik Generasi Muda atas Penerapan Hukum di Indonesia.”

Selain memperingati 100 tahun kontribusi FHUI dalam pendidikan hukum di Indonesia, tema tersebut dipilih untuk mendorong generasi muda agar lebih aktif dan kritis dalam mengawal serta mewujudkan hukum yang berkeadilan. Nantinya, 100 karya terbaik akan dibukukan dan dijadikan rekomendasi untuk membangun kesadaran hukum di Indonesia.

Gagasan lomba ini dicetuskan oleh Crista Yuki, alumni FHUI yang juga Sekjen ASJB, pada awal Agustus 2024. Ide ini sejalan dengan visi dan misi ASJB sebagai kelompok relawan cinta NKRI, yang berkembang menjadi wadah independen dalam menjaga keutuhan NKRI dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa. RA Jeni Suryanti, Ketua Umum ASJB, mendukung pemikiran kritis dan inovatif dalam mewujudkan keadilan hukum. "ASJB sangat berkepentingan mendorong suasana aman dan damai sebagai syarat mutlak untuk kelancaran pembangunan nasional, serta pentingnya memberikan edukasi dini untuk menampung aspirasi siswa dan mahasiswa dalam membangun kesadaran hukum di Indonesia," ujarnya di Jakarta (12/11/2024).

Para juri yang kompeten di bidang hukum turut terlibat, meningkatkan bobot seleksi karya. Juri tema hukum terdiri dari Mas Ahmad Santosa, Kukuh Komandoko, Ari Wahyudi, Abdul Salam, Trisula Dewantara, Amitri Dinar Sari, Yasmin Muntaz, RA Shanti Dewi, dan Agung Nugroho. Sedangkan juri penulisan mencakup Kanti W Janis, Khoirul Anam, dan Wien Muldian. Sebanyak 524 peserta dari 26 provinsi di seluruh Indonesia mengikuti lomba ini. Setelah proses kurasi ketat, terpilih 164 peserta terbaik: 126 peserta dari SMA/sederajat dan 38 peserta dari universitas. Lomba ini dimulai dengan pengumuman di media sosial pada 6 September, sedangkan pengumuman 100 karya terbaik dilakukan pada 28 Oktober dan 9 November 2024 di Jakarta.

Pemenang Kategori Tingkat SMA

1. Theodore Agung Harefa (SMA Negeri 22 Jakarta)


2. Najwa Fulka Effendi (SMAN 1 Tiumang Dharmasraya)


3. Jesstian Vincent (SMAS Setia Budi, Sungailiat)


4. Hannania Khairani Sethya (SMA Al Azhar 4 Bekasi)


5. David Dharma Huang (SMA Labschool Cirendeu Tangsel)


6. Hasyim Sami Alatas (SMA Negeri 8 Jakarta)


7. Andien Kartika Putri (SMAN 107 Jakarta)


8. Saskia Amaliah Putri (SMKN 63 Jakarta)


9. Maria Lourdes Kema Beto (SMAS Santa Ursula Jakarta)


10. Faiza Yasmina Putri (SMA Labschool Cirendeu Tangsel)

 

Pemenang Kategori Tingkat Universitas

1. Aidha Rachma Noersinda (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya)


2. Hamsia Susanti (Universitas Samawa Sumbawa Besar)


3. Fitri Anni Octaviana (Institut Agama Islam Negeri Kudus)


4. Danish Ara Widodo (Institut Agama Islam Negeri Kudus)


5. Reynard Rafael Demas Purba (Universitas Brawijaya Malang)

 

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbudristek, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, SE., M.Si., mengapresiasi lomba ini dan memfasilitasi proses kurasi agar talenta peserta yang terkurasi dapat terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta. Para peserta pun mendapat peluang untuk mengembangkan karier belajar.

Jeni Suryanti menambahkan, Lomba Esai Nasional ini diharapkan menjadi agenda rutin dua tahunan ASJB, melihat animo tinggi dari siswa SMA dan sederajat. “Dengan menulis, kita dilatih menyampaikan pemikiran secara runut dan sistematis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Melalui lomba ini, aspirasi orang muda dapat kita tampung dan amplifikasi. Bila perlu, ASJB akan memberikan pelatihan menulis bagi anggotanya agar siap menjadi trainer,” imbuhnya.

 

 

 

Komentar