Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:37
MILITER

Pengamanan Debarkasi Alutsista ADF untuk Latgabma Keris Woomera 2024

Pengamanan Debarkasi Alutsista ADF untuk Latgabma Keris Woomera 2024
Pengamanan debarkasi alutsista ADF untuk Latgabma Keris Woomera 2024 (Dok Dispenal)

ASKARA – Dalam rangka mendukung kelancaran Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2024 yang berlangsung di Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo, TNI Angkatan Laut (TNI AL), melalui Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Hafidz, M.Tr.Opsla, melakukan inspeksi pengamanan dan debarkasi alat utama sistem senjata (alutsista) milik Australian Defense Force (ADF) dari kapal perang HMAS Adelaide L01 yang tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Ketapang, Banyuwangi pada Minggu (10/11).

Inspeksi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pemindahan material dan alutsista ADF dari kapal menuju area parkir Dermaga Tanjungwangi, sebelum dibawa ke Pusat Latihan Tempur Marinir 5 Asembagus, lokasi utama Latgabma Keris Woomera 2024.

Menurut Letkol Hafidz, Lanal Banyuwangi berperan sebagai Sea Point of Debarcation (SPOB) dengan tugas utama menyiapkan pengamanan ketat di sekitar Pelabuhan Tanjungwangi. Pengamanan dilakukan dengan mengerahkan prajurit Lanal Banyuwangi beserta unsur Patroli Keamanan Laut (Patkamla) KAL Sembulungan II-5-42 dan RHIB untuk menjaga agar Kapal HMAS Adelaide tetap aman dari aktivitas perahu kecil atau nelayan yang dapat berpotensi membahayakan.

Latgabma Keris Woomera Joint Exercise 2024, yang berlangsung dari 1-17 November 2024 di Pulau Bathurst, Australia, serta di Situbondo dan Banyuwangi, merupakan latihan bersama antara TNI dan ADF. Latihan ini dibuka secara resmi dengan upacara pembukaan di atas geladak HMAS Adelaide, Darwin, Australia, Minggu (3/11).

Latihan dengan tema "Komando Gabungan Bersama (Kogabma) TNI-ADF Melaksanakan Operasi Gabungan Bersama di Wilayah Situbondo dalam Rangka Menjaga Stabilitas Kawasan" ini menjadi bagian dari rangkaian Indo-Pasifik Endeavour 2024, program diplomasi militer Australia untuk mempererat hubungan regional, khususnya dengan Indonesia.

Latgabma Keris Woomera 2024 memberikan kesempatan bagi TNI dan ADF untuk menguji kemampuan gabungan di laut, darat, dan udara dalam skenario kompleks. Pengamanan alutsista negara sahabat ini juga merupakan implementasi kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk memastikan keamanan personel dan materiil selama latihan gabungan ini berlangsung dengan aman dan lancar.

 

 

Komentar