Rabu, 22 Juli 2026 | 00:03
NEWS

Operasi SAR Hari Kelima

Tim SAR Evakuasi Warga Desa Hewa ke Pengungsian di Desa Eputobi

Tim SAR Evakuasi Warga Desa Hewa ke Pengungsian di Desa Eputobi
Tim SAR gabungan evakuasi warga Desa Hewa ke pengungsian di Desa Eputobi (Dok Basarnas)

ASKARA – Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi SAR hari kelima dengan mengevakuasi warga Desa Hewa yang terdampak erupsi gunung menuju tempat pengungsian di Desa Eputobi. Operasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Brimob Polda NTT, PMI Sikka, Pemda Flores Timur, dan jajarannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Supriyanto Ridwan, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menyampaikan, sekitar ratusan warga Desa Hewa telah dievakuasi dengan lancar. “Evakuasi ini melibatkan dua truk dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere dan lima truk dari Pemda Flores Timur. Kami sangat bersyukur dalam proses evakuasi ini berjalan dengan lancar, warga Desa Hewa mengikuti arahan Tim dengan baik,” ujar Supriyanto dalam keterangan, Jumat (8/11).

Berdasarkan koordinasi dengan BPBD Flores Timur, total pengungsi akibat erupsi tercatat mencapai 8.431 orang. Berikut rincian pengungsi dari beberapa kecamatan yang terdampak Kecamatan Titihena, 4.149 orang, Kecamatan Wulanggitang: 1.821 orang, Kecamatan Ile Bura: 25 orang, Kecamatan Demon Pagong: 135 orang, Kecamatan Larantuka: 85 orang, Kabupaten Sikka: 2.187 orang, Kecamatan Ile Mandiri: 20 orang, Kecamatan Adonara Timur: 9 orang.

Operasi SAR ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan perlindungan dan bantuan bagi warga terdampak bencana. Tim SAR Gabungan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan pengungsi selama masa tanggap darurat ini.

 

 

Komentar