Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39
NEWS

Operasi SAR Hari Kedua

Tim SAR Gabungan Sisir Area Terdampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki

Tim SAR Gabungan Sisir Area Terdampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki
Tim SAR gabungan sisir daerah letusan Gunung Lewotobi Laki-laki (Dok Basarnas)

ASKARA – Tim SAR Gabungan memasuki hari kedua operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) bagi masyarakat terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-laki. Pada hari kedua ini, pencarian difokuskan pada penyisiran di desa-desa yang terdampak letusan.

"Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di desa-desa terdampak erupsi untuk memastikan ada atau tidaknya korban yang tertimbun bangunan serta kebutuhan evakuasi lainnya. Penyisiran dilakukan di Desa Hokeng Jaya, Desa Boru, dan Desa Klatanlo, yang semuanya berada di Kecamatan Wulanggitang," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Supriyanto Ridwan, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Selasa (5/11).

Dalam penyisiran tersebut, tim juga menggunakan drone untuk memantau kondisi desa pasca-erupsi. "Penyisiran dan koordinasi yang dilakukan sejak pagi hingga sore hari ini belum menemukan adanya penambahan korban jiwa. Saat ini, jumlah korban jiwa akibat letusan masih berjumlah sembilan orang. Sementara itu, satu korban bernama Alfonsus (Andi) sedang dirawat intensif di RSUD Larantuka setelah dievakuasi oleh BPBD Flores Timur," tambah Ridwan di akhir wawancara.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD Flores Timur, jumlah pengungsi di tiga desa terdampak tercatat sebanyak 1.772 orang, dengan rincian sebagai berikut:

1. Desa Bokang Wulumatang: 673 orang

2. Desa Konga: 787 orang

3. Desa Lewolaga: 312 orang

 

Komentar