Ketua Umum Pemuda Katolik Lakukan Audiensi ke Menteri HAM Natalius Pigai
ASKARA – Setelah Kongres Nasional Pemuda Katolik di Palangkaraya, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik yang baru terpilih, Stefanus Asat Gusma, bersama sejumlah pengurus demisioner dan tokoh Pemuda Katolik lainnya, melakukan audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Kabinet Merah Putih, Natalius Pigai. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kementerian HAM, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Dalam audiensi yang diadakan pada Rabu, 30 Oktober 2024, rombongan Pemuda Katolik, yang juga dihadiri oleh Ketua Komda Sumatera Utara Parulian Silalahi dan Penasehat Pemuda Katolik Komda Sumut Reinheart Tamba, disambut hangat oleh Menteri HAM Natalius Pigai. Pigai, yang merupakan anggota Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Gusma selama memimpin Pemuda Katolik di periode sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Natalius Pigai membagikan kisahnya berorganisasi di berbagai organisasi masyarakat (ormas) Katolik, termasuk kenangan saat ia berkompetisi untuk posisi Ketua Umum Pemuda Katolik di masa lampau. Ia juga mengungkapkan harapannya agar kader Pemuda Katolik terus berperan dalam mendukung bangsa dan gereja serta memiliki kesempatan untuk meraih posisi strategis di pemerintahan, bahkan sebagai calon Wakil Presiden di masa mendatang.
Pada audiensi ini, Gusma dan rombongan juga menyampaikan aspirasi dari kader Pemuda Katolik di Papua yang menolak wacana program transmigrasi dan cetak sawah di Tanah Papua. Pigai mendengarkan aspirasi tersebut dengan baik dan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjutinya sesuai kewenangannya.
Selain itu, Gusma dan para pengurus lainnya meminta kesediaan Natalius Pigai untuk menjadi Dewan Penasehat Pengurus Pusat Pemuda Katolik. Sebelum meninggalkan ruangan, Gusma dan rombongan menyempatkan diri berfoto bersama Menteri HAM tersebut, menandai pertemuan yang penuh dengan kehangatan dan harapan bagi peran Pemuda Katolik ke depannya.

Komentar