Alumni Gontor Putri 2004 Rayakan Reuni 2 Dekade Kelulusan
ASKARA - Pesantren Putri Pondok Modern Darussalam Gontor, yang didirikan pada tahun 1990, telah berhasil melahirkan banyak lulusan santriwati yang kini berkiprah di berbagai bidang di masyarakat. Salah satu tonggak penting bagi pesantren ini adalah perayaan 20 tahun masa kelulusan Alumni Gontor Putri 2004, yang diselenggarakan pada hari Minggu (20/10).
Reuni bertajuk Reuni 2 Dekade Les Jezure Van Zafeera ini dilaksanakan di Kota Solo, Jawa Tengah, selama dua hari pada 18 dan 19 Oktober 2024. Acara ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah dan meraih ridha Allah melalui kebersamaan dan silaturahmi. Reuni tersebut diawali dengan pertemuan di Solo dan diakhiri dengan perjalanan napak tilas ke tiga kampus Pesantren Putri Pondok Modern Darussalam Gontor di Ngawi, Jawa Timur.
Sejak Oktober 2023, rangkaian kegiatan reuni sudah dimulai dengan berbagai acara bulanan, seperti perlombaan dan webinar yang diikuti oleh para alumni. Puncak reuni ini dipimpin oleh Ustadzah Najwa Mu’minah selaku ketua panitia, dan berhasil mengumpulkan 340 alumni per Oktober 2024.
Kegiatan puncak dihadiri oleh Ust. KH. Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A., seorang tokoh penting yang pernah mendampingi perjalanan pendidikan para alumni selama mereka menimba ilmu di pesantren. Kini, dia menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Universitas Darussalam Gontor. Dalam tausiyahnya, KH Ahmad memberikan pesan inspiratif.
"Bagaimanapun kondisi kita, jangan pernah lupakan untuk selalu menggelar sajadah. Hadapi segala rintangan dan keluhan dengan usaha maksimal serta saling menguatkan. Teruslah berjalan hingga mencapai garis akhir, dan garis akhir kita adalah surga. Mintalah kepada Allah untuk meraih surga dunia dan akhirat, dengan terus berusaha dan berdoa agar kita dapat dipertemukan di Jannah-Nya," katanya.
Tausiyah ini semakin menguatkan ikatan batin para alumni dengan nilai-nilai yang diajarkan saat mereka masih menjadi santriwati.
Selain KH Ahmad, kehadiran istrinya, Ustadzah Nihayah, juga memberikan nasihat kepada para alumni yang telah berkeluarga. Dia mengingatkan pentingnya keshalihan dalam rumah tangga, terlepas dari posisi dan peran perempuan di masyarakat.
Pada hari kedua, para alumni melanjutkan kegiatan dengan napak tilas ke tiga kampus Pesantren Putri Pondok Modern Darussalam Gontor di Ngawi, mengenang masa-masa perjuangan mereka sebagai santriwati. Meskipun banyak perubahan yang terjadi selama 20 tahun, kenangan tetap hidup di hati mereka.
Reuni ini memberikan semangat baru bagi para alumni yang hadir, sebanyak 194 orang, untuk terus berkontribusi lebih besar kepada masyarakat. Alumni Gontor Putri 2004 kini berperan aktif di berbagai bidang, termasuk keagamaan, pendidikan, pemerintahan, wirausaha, dan sektor kreatif.
Di akhir acara, Ustadzah Najwa Mu’minah menutup dengan harapan, "Reuni ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen bagi kami untuk memperkuat diri masing-masing, mengingat perjuangan selama menjadi santriwati, dan kembali menularkan kebaikan di lingkungan masing-masing, mulai dari keluarga, hingga meraih ridha Allah."
Reuni ini menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan hidup dan memperbarui tekad para alumni Gontor Putri 2004 dalam menebar manfaat dan kebaikan di masyarakat.

Komentar