Polres Kepulauan Meranti Gelar Diskusi Bersama Penarik Becak Pelabuhan
ASKARA – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, Polres Kepulauan Meranti kembali menggelar program rutin "Jumat Curhat". Kegiatan kali ini dilaksanakan di RM Sentosa, Pelabuhan Tanjung Harapan, dan melibatkan komunitas penarik becak pelabuhan.
Acara ini dihadiri oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Dodi Zulkarnain H. SE, MH, Kasat Ps Narkoba Iptu Suryawan Fadli, S.E, Ps. Kasiwas Polres Meranti Iptu Iskandar Nopianto, Kanit II Sat Intelkam Ipda Yosef Hendrawan, S.H., serta personil Polres Kepulauan Meranti lainnya dan para tukang becak yang aktif di pelabuhan.
Program Jumat Curhat ini mengusung konsep "Cooling System", yang bertujuan untuk mendengarkan keluhan, kritik, dan saran dari masyarakat. Diharapkan, melalui komunikasi yang terbuka ini, Polri dapat terus meningkatkan kinerjanya dan menciptakan hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Kompol Dodi Zulkarnain menyampaikan beberapa hal penting, salah satunya terkait dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2024. Ia menegaskan bahwa Polri siap mendukung suksesnya agenda tersebut melalui Operasi Zebra Lancang Kuning 2024. Operasi ini dirancang untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kepulauan Meranti dan sekitarnya.
"Operasi Zebra ini merupakan langkah preventif dan represif dalam penegakan hukum di bidang lalu lintas, serta upaya antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan. Kami berkomitmen untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, mengurangi angka kecelakaan, dan mencegah potensi gangguan Kamtibmas," ujar Kompol Dodi Zulkarnain, Jumat (18/10).
Selain itu, Wakapolres juga menyoroti persiapan Pilkada yang akan datang. Ia mengingatkan bahwa Pilkada adalah bagian dari proses demokrasi, di mana perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi pemicu konflik atau perpecahan di masyarakat.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta selalu menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan politik," tambahnya.
Dodi juga berpesan agar masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan, menurutnya, sangat penting untuk menjaga stabilitas di wilayah Kepulauan Meranti.
Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi dan dialog santai bersama para penarik becak, yang turut memberikan pandangan serta harapan mereka terkait situasi keamanan di sekitar pelabuhan.

Komentar