Perhutani Gelar Workshop Petani Milenial di Wisata Langlang Panyawangan
ASKARA – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara mengadakan "Workshop Petani Milenial" bagi para petani kopi dari wilayah Purwakarta, yang berlangsung di wisata Langlang Panyawangan.
Workshop ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan edukasi kepada generasi muda tentang budidaya kopi, seiring dengan meningkatnya tren konsumsi kopi saat ini. Selain itu, acara ini menggabungkan aspek pariwisata dengan pengembangan budidaya kopi, menciptakan sinergi antara kedua sektor tersebut.
Acara dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Administratur KPH Bandung Utara yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Cisalak, Ryan Metika Prasetyo, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Purwakarta, Muhammad Ramdhan, Komandan Rayon Militer 1901 Wanayasa, Kapten Arm Rambat, Kepala Kepolisian Sektor Kiara Pedes, Iptu Achmad, serta para petani dari Desa Pusakamulya dan undangan lainnya.
Ryan Metika Prasetyo menjelaskan bahwa Perhutani memiliki Program Kerjasama Kemitraan Perhutani Produktif (KKPP) yang mendukung budidaya kopi dengan memanfaatkan lahan di bawah tegakan hutan tanpa merusak ekosistem. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan para petani.
Sementara itu, Muhammad Ramdhan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh stakeholder yang hadir. Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan pariwisata di Purwakarta, termasuk ide untuk menambahkan wisata edukasi budidaya kopi di Langlang Panyawangan yang terkenal dengan keindahan hutan pinusnya.
"Ke depan, diperlukan pembahasan lebih lanjut antara stakeholder agar sektor pariwisata dan budidaya kopi dapat berkembang secara beriringan," ujar Ramdhan dalam keterangan yang diterima Kamis (19/9).
Salah satu petani kopi, Gugun, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini yang diharapkan dapat memajukan perekonomian masyarakat.

Komentar