Kapten Portugis Terkesan dengan Kapal Rancangan Pati Unus
ASKARA - Dalam sebuah surat kepada Alfonso de Albuquerque pada tanggal 22 Februari 1513, Fernão Pires de Andrade, seorang kapten armada Portugis yang menghadapi Pati Unus, memberikan komentarnya yang mengagumkan mengenai kapal rancangan Pati Unus:
"Jung milik Pati Unus adalah yang terbesar yang pernah dilihat oleh orang-orang dari daerah ini. Ia membawa seribu orang tentara di kapal, dan Yang Mulia dapat mempercayaiku ... bahwa itu adalah hal yang sangat luar biasa untuk dilihat, karena Anunciada di dekatnya tidak terlihat seperti sebuah kapal sama sekali. Kami menyerangnya dengan bombard, tetapi bahkan tembakan yang terbesar tidak menembusnya di bawah garis air, dan (tembakan) esfera (meriam besar Portugis) yang saya miliki di kapal saya berhasil masuk tetapi tidak tembus; kapal itu memiliki tiga lapisan logam, yang semuanya lebih dari satu cruzado tebalnya. Dan kapal itu benar-benar sangat mengerikan bahkan tidak ada orang yang pernah melihat sejenisnya. Butuh waktu tiga tahun untuk membangunnya, Yang Mulia mungkin pernah mendengar cerita di Malaka tentang Pati Unus, yang membuat armada ini untuk menjadi raja Malaka."
Fernão Pires de Andrade menggambarkan Jung milik Pati Unus sebagai kapal yang sangat besar dan mengesankan. Kapal ini mampu membawa seribu orang tentara, menunjukkan kapasitas luar biasa yang dimilikinya. Ukurannya yang besar membuat kapal Portugis di sekitarnya terlihat kecil dan tidak signifikan.
Dia juga mencatat bahwa kapal ini memiliki ketebalan yang luar biasa pada lapisan logamnya. Ketebalan ini membuat kapal sangat sulit ditembus, bahkan oleh meriam Portugis yang kuat. Tembakan meriam terbesar mereka tidak mampu menembus lapisan logam kapal tersebut di bawah garis air.
Meriam besar atau esfera yang dimiliki Fernão di kapalnya hanya berhasil menembus lapisan pertama, tetapi tidak mampu menembus keseluruhan lapisan kapal. Kapal Pati Unus memiliki tiga lapisan logam, masing-masing lebih tebal dari satu cruzado, yang memberikan perlindungan ekstra.
Kehebatan desain kapal Pati Unus mencerminkan keahlian luar biasa dalam merancang dan membangun armada laut yang kuat. Hal ini menimbulkan rasa kagum dan rasa hormat dari pihak Portugis. Kapal ini menjadi tantangan serius bagi kekuatan Portugis di wilayah tersebut pada saat itu.
Pati Unus membangun kapal ini dalam jangka waktu tiga tahun, sebuah upaya yang mencerminkan dedikasi dan keinginan kuat untuk menjadi raja Malaka. Cerita tentang kapal ini telah menyebar dan menjadi bagian dari legenda di Malaka, menunjukkan pengaruh dan dampak besar yang dimiliki oleh Pati Unus.
(* Dari berbagai sumber)

Komentar